Ini Pesan Kementerian Agama Jelang Perayaan Paskah 2020

logo kemenag ri

KOMUNIKASULUT.COM – Menjelang perayaan Hari Paskah pada 12 April 2020 dan peringatan Sakramen Perjamuan Kudus, Kementerian Agama RI menyuarakan semangat persatuan dan kedisiplinan dalam menghadapi masa sukar. Seperti yang diteladani Tuhan Yesus Kristus bagi seluruh umat Kristiani.

“Perayaan Paskah tahun ini dilaksanakan dalam suasana menghadapi pandemi Covid-19. Tapi marilah kita tetap jalani masa ini dengan penuh sukacita dan rasa syukur yang meluap. Karena umat Kristen di Indonesia bahkan di seluruh dunia, tetap bisa merayakan Paskah dan memperingati kebangkitan Yesus,” tutur Dirjen Bimbingan Masyarakat Kristen Kemenag, Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si.

“Umat Kristen merayakan Paskah tahun ini dalam aksentuasi khusus, yakni aksentuasi dualitas. Ada sukacita karena mengingat Yesus yang telah bangkit dari kematian, namun ada nuansa dukalara karena terpaan Covid-19,” sambungnya dalam seruan Paskah Kemenag, Kamis (8/9/2020).

Dirangkum dari laman Kemenag, Prof. Thomas juga mengingatkan protokol kesehatan yang wajib diikuti seluruh warga negara Indonesia, termasuk umat beragama dalam menjalankan aktivitas peribadatan. Karena ini merupakan salah satu cara utama, dalam upaya pencegahan penyebaran wabah di tengah masyarakat.

“Kami terus mendorong gereja melaksanakan aktivitas peringatan Paskah termasuk Sakramen Perjamuan Kudus, dengan mempertimbangkan protokol yang sudah disusun Pemerintah. Juga pedoman yang disusun lembaga Gerejawi, dalam upaya memutus rantai penyebaran wabah Covid-19 di wilayah masing-masing,” pesannya.

Dengan demikian, Kemenag meminta umat Kristiani untuk bersatu-padu dan sejenak mengesampingkan sekat denominasi secara utuh. Untuk berperan dalam masyarakat dan membantu pemerintah menutup keran penyebaran virus di Nusantara.

“Mari menjadi gereja yang bangkit, bersaksi, dan solid melayani dalam masyarakat yang majemuk, di tengah realitas keragaman denominasi Gereja. Akhirnya, saya mengucapkan selamat Hari Raya Paskah 2020 bagi seluruh umat Kristen di mana pun berada,” tandas Dirjen Bimbingan Masyarakat Kristen Kemenag RI itu. (RE)