Makassar Kota Pertama di Sulawesi Terapkan PSBB

peta makassar

KOMUNIKASULUT.COM – Makassar jadi kota pertama di Pulau Sulawesi yang mendapatkan ijin resmi pemerintah pusat, untuk memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Ini menjadi upaya pemerintah dalam memantapkan percepatan penanganan Covid-19 di tengah masyarakat.

Penentuan ini sudah melalui prosedur teknis, kajian epidemiologis, dan pertimbangan satuan tugas pemerintah. Dalam hal ini, kewenangan tersebut berada di tangan Menteri Kesehatan RI, Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad (K).

Dirangkum dari laman Sekretaris Kabinet RI, Menkes menjelaskan, “PSBB di Makassar ditetapkan setelah dilakukan proses kajian epidemiologi, dan pertimbangan kesiapan daerah dalam aspek sosial, ekonomi, serta aspek lainnya oleh tim teknis.”

Berdasarkan alur penerapannya, PSBB diajukan pemerintah daerah kepada pemerintah pusat terlebih dahulu. Kemudian pemerintah menindaklanjutinya melalui pejabat kementerian terkait. Inilah yang telah dilakukan Dr. Muhammad Iqbal Samad Suhaeb S.E, M.T, selaku penjabat Walikota Makassar.

“Wali Kota Makassar telah mengusulkan PSBB. Setelah dilakukan kajian oleh tim teknis, maka PSBB bisa dilaksanakan di sana. Selanjutnya, Pemerintah Kota Makassar wajib melaksanakan PSBB, dan secara konsisten mendorong serta mensosialisasikan pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat,” pungkas Terawan pada Kamis (16/4/2020).

Ketetapan tersebut berlandaskan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor: HK.01.07/ Menkes/ 257/ 2020 pada 16 April 2020. Makassar selaku Ibukota Provinsi Sulawesi Selatan akan melaksanakan PSBB selama masa inkubasi, dan dapat diperpanjang jika masih terdapat bukti penyebaran.

Diketahui, kasus corona di Sulsel sampai saat ini berjumlah 271, pasien sembuh sebanyak 42 orang, dan korban meninggal ada 23 orang. Ini berdasarkan data pemetaan Covid-19 Kementerian Kesehatan RI pada 16 April 2020. (MK)