Pers Mahasiswa Polimdo Diskusi Bersama AJI Manado dan Pegiat Jurnalistik

diskusi online pers mahasiswa politeknik manado
Dialog daring pers mahasiswa bersama salah satu pemateri.

KOMUNIKASULUT.COM – Pers Mahasiswa The Camp Politeknik Negeri Manado mengadakan dialog interaktif bertemakan ‘Peran Media di Tengah Pandemi Covid-19,’ Sabtu (18/4/2020). Mendukung kebijakan pemerintah menerapkan Work From Home (WFH), kegiatan dilaksanakan melalui telekonferensi online.

Salah satu tujuan utama diskusi untuk menambah pemahaman mahasiswa, mengenai kedudukan pers arus utama di kala menghadapi terpaan pandemi global. Juga untuk mendalami marwah pergerakan pers kampus di masyarakat, di tengah pembatasan aktivitas pemerintah karena corona.

“Kegiatan ini bertujuan untuk kami mengetahui peran dari jurnalis kampus, di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Juga, agar tidak menyebar berita bohong atau hoax kepada masyarakat,” tutur Pimpinan Umum Persma Polimdo, Putri Salu.

Putri juga menilai, dua narasumber yang diundang Persma Polimdo mampu memberikan dampak praktis melalui materinya. “Menurut saya dua pembahasan materi yang diberikan dalam diskusi sangat efektif, di mana kami bisa mengetahui peran media untuk edukasi masyarakat. Dengan tetap berpegang pada UU Pers dan tidak melanggar Kode Etik Jurnalistik,” pungkasnya.

Di samping itu, salah seorang pemateri yang adalah Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado, mengharapkan ada manfaat diskusi yang bisa diaplikasikan pers mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan jurnalistik mereka.

“AJI Manado berharap, kegiatan diskusi seperti ini bukan hanya membagi informasi antara AJI dan pers mahasiswa. Tapi bisa mengambil langkah konkrit dalam meningkatkan kapasitas kita sebagai jurnalis, untuk menghasilkan berita yang bermanfaat bagi publik,” harap Lynvia Gunde.

Rangkaian diskusi daring diikuti seluruh pengurus dan anggota Persma Polimdo. Dengan menghadirkan dua narasumber utama, yakni Rezky Kumaat selaku Pegiat Jurnalistik di Manado, dan Ketua AJI Manado, Lynvia Gunde. (RE)