Pers Mahasiswa Bisa Berkontribusi Tangani Covid-19

ketua aji manado
Lynvia Gunde. (Foto Ist)

KOMUNIKASULUT.COM – Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado, Lynvia Gunde, mengharapkan pers mahasiswa bisa berpartisipasi dalam percepatan penanganan Covid-19 di masyarakat. Pers mahasiswa memiliki keterampilan jurnalistik yang persis dengan pers arus utama, sehingga kontribusi yang bisa diberikan dapat melalui kerja-kerja jurnalistik.

“Pers baik konvensional, profesional, ataupun pers mahasiswa, memiliki andil yang sama dalam menghadapi pandemi Covid-19. Mungkin yang membedakannya adalah pos liputan. Di mana jurnalis profesional mendapat penugasan untuk meliput Covid-19 secara langsung,” buka Lynvia.

“Pers mahasiswa juga diharapkan andilnya untuk melaksanakan tugas jurnalistik, dengan mencari informasi dan membuat berita yang mensosialisasikan pencegahan Covid-19 sesuai standar WHO, dan mengedukasi publik soal kesembuhan dari Covid-19. Khususnya di lingkungan kampus,” sambungnya.

Sematan mahasiswa sebagai agen perubahan (agent of change), perlu dibuktikan kepada masyarakat di saat-saat seperti ini. Terlebih pers mahasiswa dengan segala kapasitasnya, juga mampu mempengaruhi perancangan kebijakan pemerintah melalui karya-karya jurnalistik mereka.

“Publik berharap banyak dengan dunia kampus. Termasuk kepada pers mahasiswa soal informasi Covid-19. Seperti yang selalu saya katakan, pers yang termasuk juga pers mahasiswa, bukan hanya sekedar menjalankan tugas jurnalistik untuk memberikan informasi kepada publik. Tapi juga dari karya jurnalistik, kita bisa mempengaruhi pemerintah dalam mengambil kebijakan tentang Covid-19,” tandas srikandi AJI Manado itu.

Argumen tersebut disampaikan Lynvia, usai menjadi narasumber dialog interaktif bertajukan “Peran Media di Tengah Covid-19,” bersama Pers Mahasiswa The Camp Politeknik Negeri Manado, Sabtu (18/4/2020).

Pimpinan Umum (PU) Pers Mahasiswa Polimdo, Putri Salu, juga mengharapkan segala poin diskusi bisa diserap dan diimplementasikan para anggotanya. Sehingga, bisa semakin memahami kedudukan pers mahasiswa di antara pers maintstream dan masyarakat.

“Harapan saya, semoga apa yang didiskusikan hari ini bisa dilaksanakan dengan baik kedepannya. Tidak hanya untuk sebagian kader, tapi diharapkan semua campur tangan anggota dan pengurus untuk melaksanakannya. Dari hasil diskusi juga diharapkan, pers mahasiswa lebih mengetahui dan menyadari peran jurnalistik kedepannya,” simpulnya. (RE)