Update Corona Sulut: 0 Kasus Baru, 136 ODP, 99 PDP

steaven dandel
dr. Steaven P. Dandel, MPH. (Foto Ist)

KOMUNIKASULUT.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memperbaharui perkembangan penjalaran pandemi corona di Bumi Nyiur Melambai, Selasa (5/5/2020).

Ini disampaikan Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Covid-19, dr. Steaven P. Dandel, MPH, dari  ruangan press conference Pemprov Sulut. Meliputi akumulasi kasus positif, kasus sembuh, kasus kematian, Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Sulut, masih tetap 45 orang. Tidak bertambah. Yang sembuh ada 17 orang, meninggal tetap empat orang. Yang sedang dalam perawatan di rumah sakit 24 orang,” buka Dandel.

“RS Prof. Kandou merawat 2 orang, RS Pobundayan Kotamobagu 6 orang, RS Wolter Monginsidi 8 orang, RS Anugerah Tomohon 2 orang, RS Liun Kendage 1 orang, RS Siloam Paal Dua 4 orang, RS Bolmut 1 orang,” rincinya.

Jumlah ODP aktif yang awalnya berjumlah 1.029, kini tinggal 136 orang. Sebagian masih berada di rumah singgah, sisanya disupervisi dari domisilinya masing-masing. Sedangkan PDP terkalkulasi sebanyak 99 orang, yang sementara opname di sejumlah rumah sakit di daerah.

“Kita sudah punya 1.020 ODP. Sebanyak 884 di antaranya sudah selesai dipantau, tersisa 136 yang masih sementara terpantau. Sebagian tersebar di Kabupaten/Kota, dan sebagian di rumah singgah,” jabar Jubir.

“Kemudian jumlah PDP meningkat menjadi 99 orang,” urainya, “Dengan perincian ada 29 orang di RS Prof. Kandou, 7 di RS Bhayangkara, 2 di RS Anugerah, 15 di RS Wolter Monginsidi, 1 di RS Sam Ratulangi Tondano, 4 di RS Pobundayan, 3 di RS Walanda Maramis.”

“Ada 3 di RS Bolmong Utara, 3 di RS Menembonembo Bitung, 19 di RS Pancaran Kasih, 3 di RS Datoe Binangkang, 5 di RS Bethesda, 1 di RS Talaud, 2 di RS Siloam Paal Dua, 1 di RS MMC, 1 di RS Aloei Saboe Gorontalo,” tambah Jubir.

Dengan demikian, Manado menjadi Kota terbanyak yang mengoleksi kasus PDP di antara Kabupaten lainnya. Dengan 1 orang PDP yang sedang tahap verifikasi faktual, untuk ditelusuri asal-muasalnya dari mana.

“Jika saya breakdown berdasarkan Kabupaten/Kota, maka terbanyak ada di Manado. Dengan jumlah 37 orang. Sedangkan Tomohon ada 7, Minahasa 11, Minut 13, Bitung 10, Minsel 3, Kotamobagu 4, Bolmong Utara 4, Bolmong 5, Sangihe 1, Talaud 1, dan Boltim 2. Juga ada 1 orang yang sementara kami verifikasi, asal dan domisilinya di mana,” pungkas Dandel. (YA2)