Sulut Berpotensi Ketambahan 14 Kasus Positif Corona, Lonjakan Besar Menanti

corona melonjak di sulut
Ilustrasi

KOMUNIKASULUT.COM – Sulawesi Utara berpotensi ketambahan 14 kasus positif Covid-19 pada beberapa hari kedepan.

Ini berdasarkan hasil pemeriksaan Laboratorium PCR BTKLPP Makassar dan Manado, yang telah diterima Gugus Tugas Covid-19 Pemprov Sulut pada Sabtu (9/5/2020).

“Hari ini kami menerima 250an sampel dari hasil pemeriksaan laboratorium. Baik dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan yang ada di Makassar, maupun Laboratorium BTKLPP Manado,” ucap Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sulut, dr. Steaven P. Dandel, MPH, melalui telekonferensi pers.

“Dari hasil laboratorium yang kami terima hari ini, bisa disimpulkan masih ada 14 kasus yang sedang diverifikasi oleh Gugus Tugas Covid-19 pusat. Kita akan melihat hasilnya besok hari. Apakah menjadi penambahan kasus bagi kita, ataukah kemudian digugurkan,” jelasnya.

Di samping itu, Sulut berkemungkinan mengalami pelonjakan kasus Covid-19 pada waktu mendatang. Ini mengikuti pola epidemologi dari daerah-daerah yang sudah punya laboratorium mandiri. Terlebih, sudah ada dua laboratorium yang siap pakai di Sulut.

“Kedepan kita akan melihat terjadi peningkatan kasus, karena laboratorium kita mulai operasional. Ada dua yang segera beroperasi di Sulut. Seperti di provinsi lainnya, ketika laboratorium lokal mulai bekerja, secara simultan kasus positif lebih mudah ditemukan. Karena waktu tunggu makin pendek dan pelacakan kontak erat makin intensif,” ujar Jubir.

Ini tidak semata-mata jadi kabar buruk bagi masyarakat Sulut. Melainkan, bisa mempercepat proses penanganan subjek terpapar virus. Semakin cepat akar penularan wabah diketahui, maka semakin cepat upaya pencegahan dan pemulihan dilakukan.

Hal ini disampaikan di awal, kata Dandel, untuk memberikan kesadaran bagi masyarakat Sulut bahwa data epidemologi belum menunjukkan tanda-tanda meredanya pandemik ini.

Karena itu ia menghimbau agar masyarakat tetap mengikuti dan mematuhi anjuran Physical Distancing dan Social Distancing seketat mungkin. Sebab pandemik Covid19 belum selesai.

“Kita berharap kegiatan surveillance mampu mendeteksi sebanyak mungkin pasien-pasien terkonfirmasi positif. Tujuannya cuma satu, supaya segera diisolasi dan diberikan pengobatan. Sehingga tidak ada lagi sumber penularan yang ada di masyarakat. Ini harapan kami,” simpul Dandel. (YA2)