Covid-19 Tidak Halangi DPRD Sulut Perjuangkan Aspirasi Rakyat

reses masa sidang 1 2020 dprd sulut
Reses Masa Sidang 1, tahun 2020, DPRD Sulut. (Foto Ist)

KOMUNIKASULUT.COM – Di tengah pandemi Covid-19, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara tetap menjalankan tupoksinya sebagai abdi rakyat.

Ini terlihat dalam pelaksanaan Reses Masa Sidang I tahun 2020, yang telah usai dijalankan para legislator di daerah pemilihannya masing-masing. Kegiatan berlangsung pada 27 April-7 Mei 2020.

andrei nagouw reses di kampung islam manado
Foto Ist.

Masa pandemi yang belum kunjung berakhir, tidak menghalangi antusiasme dan optimisme jajaran wakil rakyat Sulut untuk turun menyerap aspirasi konstituen. Karena bagaimanapun, masyarakat semakin dipersulit di tengah situasi ini. Sehingga perlu didengar para pimpinan daerah.

Physical distancing tak lantas memupus niat wakil rakyat untuk berada di dekat rakyat, mendengar keluh-kesah, dan asa para rakyat jelata. Juga untuk menyimak masukan dan saran tokoh masyarakat, serta pemerintah kelurahan dan desa,” jelas Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw.

anggota dprd sulut reses di minsel
Foto ist.

Covid-19 menyebabkan pelaksanaan Reses kali ini tidak berjalan seperti biasanya. Namun demikian, para anggota dewan telah menampung seluruh pesan masyarakat. Untuk kemudian diperjuangkan.

“Memang serap aspirasi kali ini berjalan lain dari biasanya. Tetapi justru berjalan dengan luar biasa. Suara rakyat akan dibawah dan dijaga para wakil rakyat. Semoga amanah,” tambah Andrei.

james arthur kojongian berikan bantuan reses di masyarakat
Foto ist.

Pelaksanaan Reses yang berlangsung di lapangan, dipastikan menggunakan protap penanganan dan pencegahan Covid-19. Dengan ketat menerapkan physical distancing dan penggunaan masker, bagi seluruh pihak yang terlibat di lingkungan kegiatan. Ini dijamin Sekretaris DPRD Sulut, Glady N.L Kawatu, S.H, M.Si.

“Memang ada beberapa item yang berubah pada reses kali ini. Semuanya disesuaikan dengan protokol kesehatan, yang telah diatur Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19,” pungkasnya. (RE)