DPRD Sulut-Unsrat Solusikan Tuntutan Penurunan UKT Mahasiswa PPDS

KOMUNIKASULUT.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara dan Rektorat Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, memberikan jalan keluar atas tuntutan pengurangan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dari mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS-1) Fakultas Kedokteran Unsrat.

Usai beradu argumen panjang dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi 4 DPRD Sulut, Rabu (29/7/2020), mahasiswa PPDS-1 dan Rektorat Unsrat menemukan titik temu. Hasilnya tertuang dalam sebuah surat rekomendasi.

“Pertemuan ini menghasilkan buah-buah keputusan rekomendasi, yang merupakan jalan tengah bagi persoalan dan aspirasi yang ada. Kami berharap, apa yang menjadi bagian aspirasi dan rekomendasi tadi, bisa menjadi sebuah jawaban dan solusi yang paling baik bagi semua,” tutur Koordinator Komisi 4 DPRD Sulut, Billy Lombok, S.H.

Tidak berhenti sampai di situ, Komisi 4 dan Rektorat Unsrat akan bersama menyurat ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk meminta solusi alternatif, agar beban biaya UKT mahasiswa PPDS-1 yang merupakan residen di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, bisa ditanggulangi.

“Tentu ini akan ada jalan-jalan berikutnya. Surat menyurat serta penyampaian rekomendasi ke pemerintah pusat, tentu itu akan kita perjuangkan dan jalankan secara bersama-sama,” lanjut Billy.

Terkait itu, Unsrat menunggu langkah konkrit Komisi 4 untuk menyurat ke Kemendikbud. “Kita akan sama-sama dengan DPRD. Mau besok atau lusa, kalau DPRD siap, kami juga siap. Jadi jangan surat kami berdiri sendiri, itu harus bareng,” jelas Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, M.Sc, DEA.

surat rekomendasi komisi 4 dprd sulut
Surat Rekomendasi Komisi 4 DPRD Sulut.

Dengan demikian, mahasiswa PPDS-1 menyepakati hasil pertemuan tersebut. Mereka akan menunggu tindak lanjut secepatnya dari surat rekomendasi itu.

“Kami menunggu dari pihak Rektorat Unsrat dan pihak DPRD Sulut, yang akan menyurat ke kementerian,” tandas Koordinator Forum Residen Unsrat, dr. Jacob Pajan kepada awak media.

Diketahui, nominal UKT setiap satu semester yang harus dibayarkan mahasiswa PPDS-1 ke Unsrat, adalah 24 juta rupiah. Sedangkan, setiap tahunnya (dua semester) mereka harus membayar 48 juta rupiah. Ini tertinggi se perguruan tinggi negeri di Indonesia. (RE)