Pimpinan Bawaslu Sulut Akui Banyak Masyarakat ‘Wajib Pilih’ Belum Tercoklit

KOMUNIKASULUT.COM – Pimpinan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Utara, Supriyadi Pangellu, S.H, mengakui masih banyak masyarakat berstatus wajib pilih yang belum terakomodir dalam Pencocokan dan Penelitian (Coklit), oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

“Karena itu, kami mengimbau siapa saja yang yang belum dicoklit, agar segera melapor ke pengawas pemilu di semua tingkatan. Mulai dari Panwas kelurahan, kecamatan, kabupaten, kota, sampai provinsi, supaya ada tindak lanjut yang dilakukan,” lugasnya.

Putra Porodisa itu menegaskan, sudah mengingatkan jajaran untuk melakukan langkah lanjutan hal tersebut. Sesuai dengan kewenangan yang dimiliki oleh pengawas pemilu. Karena menurutnya, jika tidak segera ditindak, ini sama dengan menghilangkan hak konstitusional warga negara.

“Kami akan melakukan semua tindakan tegas untuk melindungi hak konstitusional warga negara, yang ada di Sulawesi Utara. Jangan sampai tidak bisa menggunakan haknya, untuk memilih kepala daerah nantinya karena tidak dicoklit” ujarnya.

Di sisi lain, advokad muda itu juga mengingatkan, jajaran penyelenggara Pemilu jangan sampai mengabaikan hal tersebut dan menjadikan ini angin lalu.

“KPU tidak boleh mengabaikan hal tersebut. Sebab, itu adalah hak konstitusional warga negara. Apalagi itu merupakan perintah undang-undang, maka wajib hukumnya dilaksanakan,” ingat Pangellu. (*)