Masyarakat Mulai Acuhkan Pandemi, Hana: Lihatlah Kenyataan dan Terus Kerja Sama

yohana tumengkol
Yohana Tumengkol.

KOMUNIKASULUT.COM – Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Sulawesi Utara (Sulut) terus bertambah dan mencapai 3.024 kasus, Selasa (12/8/2020).

Yohana Tumengkol, gadis asal Tondano menanggapi perkembangan pandemi ini.

Ia sangat menyayangkan adanya pandangan skeptis beberapa masyarakat.

“Sebagai masyarakat tentunya harus lebih dewasa dalam berpikir dan bertindak dalam menanggapi pandemi ini. Karena masih banyak yang acuh tak acuh mengenai pandemi ini, bahkan tidak percaya dengan situasi saat ini,” ujarnya.

Lanjut gadis kelahiran Tomohon, 3 November 1996, seharusnya masyarakat bukan saling menyalahkan, namun harus bekerjasama.

“Kita harus mengingat bahwa pandemi ini bukan hal yang mudah untuk kita lalui. Kita lihat saja dimana para tenaga medis sangat kewalahan menangani banyaknya pasien yang ada setiap hari, bahkan bermunculan pasien baru dengan gejala covid19 ini,” ujar Hanna, sapaan akrabnya.

Tambah pasienpun bukan hanya dari msyarakat biasa saja, tetapi dari tenaga medis ada juga yang menjadi pasien.

“Jadi seharusnya kita bisa melihat kenyataan yang ada dan berpikir secara dewasa,” katanya.

Wanita lulusan Sarjana Teologi (STh) UKIT ini mengatakan, perekonomian juga sangat berdampak.

“Kita lihat bersama bahkan kita merasakan perekonomian yang menurun drastis. Banyak juga karyawan yang kena PHK dan juga ada masyarakat di pedalaman yang berkekurangan semakin kurang tersentuh,” ujar anak dari pasangan Meitty Tumurang dan Jonny Paul Tumengkol.

Hanna, yang hobi baca buku ini, menambahakan, sangat dibutuhkan tangan-tangan dari generasi milenial untuk memberikan bantuan baik dalam betuk fisik jasmani dan rohani.

“Ayo generasi milenial kita maknai arti dari si tou timou tumou tou,” tandasnya. (DD)