Aliansi Mahasiswa Minsel Galang Dana Bantu Masyarakat Bolmong-Bolsel yang Tertimpa Bencana

Aliansi Mahasiswa Minahasa Selatan.

KOMUNIKASULUT.COM – Rasa simpati atas bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dan Bolaang Mongondow Selatan  (Bolsel) terus digaungkan. Salah satunya dilakukan Aliansi Mahasiswa Minahasa Selatan.

Mereka melakukan aksi sosial penggalangan dana di jalan raya Trans Sulawesi Amurang, tepatnya di depan Sakura Mart, Sabtu (15/08/2020)

Sejumlah anggota berdiri di empat titik. Ada pula yang berdiri di tengah jalan, sembari memegang megafon untuk menyuarakan maksud mereka turun ke jalan.

Mereka menyodorkan kardus ke pengendara yang lewat. Dengan harapan, masyarakat ikut berpartisipasi dalam meringankan beban korban bencana di dua daerah tersebut.

“Hari ini kami turun ke jalan sebagai bentuk kepedulian sosial kami terhadap saudara kita yang tertimpa musibah di Bolaang Mongondouw dan Bolaang Mongondow Selatan,” terang Koordinator Lapangan (Korlap), Jhosua Mandolang.

Dari hasil penggalangan tersebut, mereka berhasil mengumpulkan donasi sampai dengan hari ini sekitar Rp2 juta lebih. Dana tersebut rencananya akan diserahkan ke  korban bencana melalui posko di Bolaang Mongondouw pada Sabtu mendatang (22/08).

Vanly Mumu dalam orasinya menggaris bawahi dimasa pandemi sekarang ini kita jangan sekali kali menghilangkan rasa kemanusiaan.

“Masalah hari ini adalah bagaimana kita jangan kendor akan hal yang berbau kemanusiaan, yang terpenting dari politik ialah kemanusiaan,” tegas mahasiswa yang kerap disapa Bung Vanly.

Sementara itu, inisiator Aliansi Mahasiswa Juwindo Sumampow menuturkan alasan dibentuknya kembali wadah intelektual ini.

“Dengan adanya aliansi ini, kami berharap dapat memperjuangkan hak-hak rakyat yang dimana di dalamnya juga ada hak-hak mahasiswa. Juga ide dan kreatif dari mahasiswa dapat kita saluran di dalam wadah aliansi ini,” beber Juwindo.

Diketahui, peserta yang tergabung dalam masa aksi Aliansi Mahasiswa Minahasa Selatan berjumlah 20 orang, sudah termasuk keterwakilan dari paguyuban organisasi mahasiswa.