KPID Sulut Buka Rekrutmen Anggota Baru 2021-2023

flyer pendaftaran kpid sulut 2021-2023
Flyer pendaftaran KPID Sulut 2021-2023. (Foto Ist)

KOMUNIKASULUT.COM – Tahapan penjaringan anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Utara 2021-2023 telah dimulai. Tahapan diawali dengan pendaftaran calon anggota, seleksi administrasi, uji kompetensi, uji kelayakan dan kepatutan. Pendaftaran dibuka sejak 19 Agustus hingga 19 September 2020.

Ketua Tim Seleksi KPID Sulut, Drs. Stevanus Vreeke Runtu menguraikan syarat dan ketentuan yang berlaku, sekaligus teknis pendaftarannya. Ini disampaikan SVR dalam konferensi pers launching open recruitment di Kantor DPRD Sulut, Selasa (18/8/2020).

“Kalau tidak ada halangan, esok mulai dibuka selama satu bulan, sampai tanggal 19 September 2020. Kalau sudah 21 orang yang mendaftar, akan segera kita seleksi. Kalau kuotanya belum terpenuhi, akan diperpanjang lagi 15 hari. Seleksi akan diberlakukan secara tertulis, wawancara, psikotes, dan administrasi,” lugasnya.

“Jumlah anggota KPID Sulut tujuh orang. Tugas kita menseleksi 21 orang yang mendaftar dan melihat kelengkapan syarat teknis, syarat administrasi, dan syarat khususnya. Tim seleksi juga bertugas melengkapi tiga kali kebutuhan anggota KPID Sulut,” tambah SVR.

Konferensi pers tim seleksi KPID Sulut. (Foto Ist)

Salah satu ketentuan bagi pendaftar, tidak boleh berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) ataupun terikat jabatan di lembaga parlemen. Seluruh tahapan pendaftaran pun tidak dipungut biaya sepeser pun.

“Syaratnya harus sarjana. Tidak boleh politisi, PNS, anggota eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Itu clear. Ini tidak ada pungutan biaya. Kalau ada yang mau lakukan rapid test dan swab, digratiskan,” ujar SVR.

Selain itu, Komisi 1 DPRD Sulut, Dra. Vonny Jane Paat menyerahkan kewenangan penuh kepada tim seleksi, untuk menangani seluruh proses pendaftaran hingga tahapan uji kepatutan.

“Kami yakin dan percaya, bahwa tim seleksi yang telah dibentuk dan sudah ada SK Nomor 5 dari Ketua DPRD, akan bekerja dengan profesional dan maksimal. Kami tidak akan intervensi apa yang menjadi tugas dari tim seleksi,” jelasnya.

“Yang pasti, tim seleksi ini tugasnya menjaring sampai 21 orang. Selanjutnya diserahkan kepada DPRD untuk melakukan uji kepatutan,” tandas Vonny.

Tim seleksi KPID Sulut bersama Komisi 1 DPRD Sulut dan Sekwan. (Foto Ist)

Formulir pendaftaran bisa langsung diambil di Kantor DPRD Sulut, dan dimasukan kembali sebagai berkas lamaran. Selain itu, pendaftar juga bisa mengirim berkas lamaran melalui em@il: sekretariat.dprd@sulutprov.go.id.

Tahapan perekrutan berlandaskan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002, Pasal 10 Ayat 1, Tentang Penyiaran. Informasi selengkapnya mengenai persyaratan umum dan khusus, sudah terlampirkan dalam flyer.

Tim Seleksi KPID Sulut terdiri dari, Drs. Stefanus Vreeke Runtu (Ketua); Asiano Gemmy Kawatu, S.E, M.Si (Sekretaris); Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, M.Sc, DEA (Anggota); Dr. Ir. James Hanoch Paulus, M.Si (Anggota); Fannerick Gabriel Kawatu, M.Si (Anggota). (***)