Inggried Sondakh Soroti Pencemaran Lingkungan di Tateli-Minahasa

inggried sondakh
Inggried J. N. N. Sondakh, S.E, M.M.

KOMUNIKASULUT.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara, Inggried J. N. N. Sondakh, S.E, M.M, menyerap aspirasi masyarakat di Desa Kalasey Satu, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, Selasa (8/9/2020).

Warga setempat membawa beragam permintaan, masukan, dan keluhan dalam audiensi tersebut. Inggried menyambutnya dengan responsif.

“Salah satu aspirasi yang dibawa masyarakat, lebih kepada permintaan-permintaan dari persoalan yang dihadapi kelompok tani. Ada juga soal peternakan dan juga dari kelompok perikanan,” tutur srikandi dari Fraksi Partai Golkar tersebut.

Selain itu, ada satu persoalan genting yang sangat mengganggu rutinitas berkehidupan warga setempat. Ini mengenai aktivitas pengaspalan yang terindikasi mencemari lingkungan di sana.

“Ada isu dari masyarakat seputaran tambang yang terletak di Tateli Satu dan Dua. Mereka mengeluh soal pencemaran lingkungan dari abu semen di sana. Itu membuat sesak nafas. Dalam kondisi Covid-19 begini, mereka sangat terganggu sekali, sangat ketakutan, dan sangat khawatir,” jelas Inggried.

“Ini dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang buat aspal dan sebagainya. Lokasi tambang itu sudah di belakang rumah. Sudah di lokasi pemukiman. Ternyata mereka menggunakan batu bara bukan solar. Itu mencemari udara warga sekitar,” lengkapnya.

Menindaklanjuti itu, Inggried akan segera membawa hasil audiensi tersebut pada tahapan selanjutnya, selesai Masa Reses Persidangan II dilaksanakan. Ia memastikan akan mengawal seluruh aspirasi konstituennya sampai ada titik temu.

“Dengan hasil reses ini, nantinya akan disampaikan pada pembahasan rapat Badan Anggaran (Banggar, red), dan rapat dengan mitra. Yang pasti segera,” tandas Anggota Komisi II DPRD Sulut itu.

Reses dihadiri 53 orang. Ini terdiri dari unsur masyarakat, staf DPRD Sulut, dan Pers. Penggunaan masker, hand sanitizer, cuci tangan, cek suhu badan, dan physical distancing diberlakukan dengan ketat dalam kegiatan. (RE)