Semua Bapaslon Pilwako Manado Belum Lolos Verifikasi Syarat Calon

ketua kpu manado jusuf wowor
Ketua KPU Manado, Drs. Jusuf Wowor, M.Si.

KOMUNIKASULUT.COM – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Manado 2020 memasuki tahapan penyerahan hasil verifikasi faktual, dari penyelenggara kepada empat Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Walikota dan Wakil Walikota yang sudah mendaftar.

Ini berlangsung dalam Rapat Pleno Pemberitahuan Hasil Verifikasi Persyaratan Calon, yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manado, Minggu (13/9/2020).

Kesimpulan penyelenggara, belum ada satupun Bapaslon yang memenuhi berkas persyaratan calon. Sehingga, perlu segera diperbaiki sesuai waktu yang disediakan.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, KPU Kota Manado sudah mengundang keempat bakal pasangan calon beserta tim mereka, untuk kami menyampaikan verifikasi faktual dari masing-masing dokumen persyaratan,” buka Ketua KPU Manado, Drs. Jusuf Wowor, M.Si.

“Secara umum, dari semua itu belum memenuhi syarat. Namun sesuai dengan regulasi yang ada, ada ruang untuk masa perbaikan. Itu mulai tanggal 14 sampai 16 September 2020. Kurang lebih tiga hari, tim paslon bisa semaksimal mungkin menggunakan waktu itu untuk melengkapi dokumen perbaikan. Ini permintaan dari regulasi,” simpulnya.

Meskipun begitu, Bapaslon hanya perlu memperbaiki berkas persyaratan teknis. Tidak ada yang bersifat krusial dan memakan waktu lama dalam proses kelengkapannya.

“Berkas-berkas yang kurang itu variatif, dan kami sudah sampaikan kepada paslon melalui berita acara di KPU Manado. Di antaranya ada kesalahan nama di berkas, foto kurang, juga terkait surat yang diterbitkan pengadilan,” ungkap Jusuf.

KPU Manado memastikan tidak ada instansi yang akan memperumit proses pelengkapan berkas Bapaslon. Penyelenggara terus mengawal hal tersebut.

“Kemarin kami sudah koordinasi dengan pihak pengadilan, untuk dapat membantu melayani jika ada tim atau bakal pasangan calon yang akan melakukan perbaikan di masing-masing instansi terkait,” tandasnya.

Diketahui, para Bapaslon terdiri dari Julyeta Paulina Amalia Runtuwene dan Harley Mangindaan (JPAR-AI); Andrei Angouw dan Richard Sualang (AA-RS); Sonya Selviana Kembuan dan Syarifuddin Saafa (SSK-SS); Mor Dominus Bastian dan Hanny Joost Pajouw (MOR-HJP).

Dari keempat itu, hanya JPAR-AI yang hadir langsung di pleno dan datang terdahulu. Disusul AA-RS yang diwakili Tony Rawung, LO, dan perwakilan partai. Kemudian SSK-SS, lalu MOR-HJP yang diwakili Noortje Van Bone.

Peliput: Rezky Kumaat