AA-RS Ajak Semua Paslon Komitmen Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19

richard sualang
dr. Richard Sualang berinteraksi dengan masyarakat di salah satu lokasi kunjungan. (Foto Ist)

KOMUNIKASULUT.COM – Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Manado nomor urut 1, Andrei Angouw (AA) dan dr. Richard Sualang (RS) sepakat mewujudkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang anti politik uang, hoax, dan politik SARA. Terutama patuh pada protokol kesehatan Covid-19.

Ini dideklarasikan dalam Rapat Koordinasi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulut, di Hotel Four Points Manado, Jumat (9/10/2020), bersama Ketua Bawaslu RI, Abhan, S.H, M.H; jajaran pemerintah Sulut; penyelenggara; stakeholder; dan semua Paslon dari tujuh daerah yang berkontestasi.

“Apa yang sudah disampaikan Bawaslu soal poin-poin deklarasi anti hoax, politik uang, dan politik SARA, memang sudah menjadi bagian pokok. Kami mendukung dan mengapresiasi hal itu,” respon RS.

Namun, ada hal yang lebih substansial untuk diutamakan di Pilkada ini, yaitu protokol kesehatan Covid-19. Sualang menilai, ini yang perlu didorong dan diingatkan bagi seluruh Paslon serta pendukung, yang sedang melaksanakan kampanye.

“Menurut saya, yang sebenarnya perlu dipush adalah protokol kesehatan. Itu juga harus jadi komitmen bersama antara Paslon, pemerintah, dan stakeholder. Terutama bagaimana Paslon mengedukasi pendukungnya tentang protokol kesehatan. Termasuk, menitik beratkan pada pengadaan alat peraga dan fasilitas, yang mendukung protokol kesehatan. Seperti hand sanitizer, masker, dan sebagainya,” tekannya.

Sualang berpendapat, komitmen ini tidak boleh hanya dilakukan AA-RS atau sebagian Paslon. Melainkan harus semuanya. Karena, Paslon dan tim sukses bertanggung jawab kepada masyarakat, untuk memberikan teladan dan jaminan kesehatan selama masa Pilkada.

“Kami ketat memberlakukan itu di setiap konsolidasi dan kunjungan. Itu yang harus kami tekankan. Kalau Paslon lain melaksanakan, tapi ada satu yang tidak, masyarakat akan menggeneralisir Pilkada ini tidak ketat menerapkan protokol kesehatan. Ini tidak bisa ditoleransi,” tandas Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Manado itu.

Diketahui, Pilkada Sulut berada pada tahapan kampanye. Ini bergulir sejak 29 September sampai 9 November 2020. Selain Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut, terdapat tujuh kabupaten/ kota yang sementara berPilkada.

Di antaranya Kota Manado, Kota Tomohon, Kota Bitung, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.

Peliput: Rezky Kumaat