KIPAS Manado Siap Berdayakan Kaum Puan dan Menangkan AA-RS

kipas manado bersama rs
KIPAS Manado bersama RS.

KOMUNIKASULUT.COM – Pesona Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota nomor urut 1, Andrei Angouw (AA) dan dr. Richard Sualang (RS), tidak hanya diminati kaum pria untuk memimpin Kota Manado. AA-RS juga populer di kalangan ibu-ibu.

Ini diungkapkan Ketua Komunitas Ibu-Ibu Pendukung Angouw-Sualang (KIPAS) Manado, Deitje Hermanto-Rondonuwu, S.E, kepada awak media, Jumat (9/10/2020).

“Kebetulan ibu-ibu ada kepedulian. Jadi setelah penetapan pasangan calon oleh KPU Manado, KIPAS terbentuk dan kami terpanggil untuk mendukung calon kita ini,” tuturnya selepas menerima kunjungan RS di Sekretariat KIPAS, Kelurahan Teling Atas Lingkungan 1, Kecamatan Wanea.

“Tujuannya, supaya nanti ibu-ibu boleh berpartisipasi di dalam Pilkada ini. Jadi ada keterwakilan suara ibu-ibu. Biasanya kan yang lebih menonjol adalah laki-laki. Jadi ini kita bersatu hati, agar ibu-ibu punya suara. Dan hati kami jatuh kepada AA-RS,” tambah wanita yang akrab disapa Dei itu.

Paslon sendiri dinilai menyambut baik keberadaan KIPAS, yang telah menyokong upaya pemenangan dari delegasi gender.

“Kebetulan saya bersama suami, Sony Hermanto selaku salah satu tim pemenangan, sudah pernah ikut dengan Paslon untuk ibadah sama-sama di Paal 4 dan Tuminting. Ada respon bagus yang diberikan, ketika mereka lihat para ibu-ibu punya inisiatif untuk menyuarakan aspirasi,” ungkap Dei.

Dengan demikian, ia ingin banyak kaum puan yang bersinergi memenangkan AA-RS. Sehingga, banyak hak-hak wanita yang bisa diperjuangkan dan diwujudkan bersama KIPAS. Salah satunya menyoal pemberdayaan, dan melatih produktifitas dalam berumah tangga.

“Saya berharap banyak ibu-ibu yang tergabung di komunitas ini. Karena programnya nanti sangat bermanfaat. Ini bukan janji pribadi, tapi saya sendiri sudah punya pengalaman saat ikut PKK, Posyandu, dan kegiatan lainnya. Jadi ada ilmu yang bisa dibagikan. Kita bisa bersama memberdayakan dan saling mengajarkan. Supaya ibu-ibu bukan hanya selalu di rumah dan duduk diam, tapi boleh tampil juga. Salah satunya di pentas politik ini,” ujar Dei.

“Kami bukan sekedar mendukung Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota, tapi tujuan sebenarnya untuk merangkul ibu-ibu agar ada pelatihan. Sehingga ada aktivitas, kesibukan, yang bisa semakin produktif,” lengkapnya.

Dei menyadari, supaya semua rancangan program kerja bisa terealisasi, utamanya mereka harus terlebih dahulu mengawal kemenangan AA-RS di Pilwako Manado. Sehingga, pemerintahlah yang nantinya jadi support system mereka.

“Kita ini semacam PKK, tapi ini baru dibentuk dalam tim relawan. Memang sebelum ke sana (realisasi program kerja, red), target pertama kita adalah memenangkan Paslon. Agar nantinya program kerja KIPAS bisa berjalan sebagaimana mestinya,” rangkumnya.

Peliput: Rezky Kumaat