Jurani Rurubua Sambut Mahasiswa Praktikum Jurnalistik di DPRD Manado

Jurani Rurubua, SST, bersama dua mahasiswa praktikum jurnalis di DPRD Manado.

KOMUNIKASULUT.COM – Cerminan wakil rakyat yang rendah hati dan akrab dengan semua elemen masyarakat, tersirat dalam pribadi Jurani Rurubua, SST.

Ini merupakan karakter sehari-hari legislator dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu. Ini ditunjukannya saat mendapat kunjungan mahasiswa magang dari Jurusan Ilmu Komunikasi/ Konsentrasi Jurnalistik, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fispol) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Selasa (13/10/2020).

Dua mahasiswa yang baru mengawali aktivitas praktikum sebagai jurnalis itu (Andre Marentek dan Daniel Sumolang), disambut baik Jurani di ruangan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado.

Di kesempatan itu, mereka mewawancarai Jurani soal giat sehari-hari para anggota dewan. Termasuk tugas pokok dan fungsi, yang meliputi legislasi, anggaran, dan pengawasan. Jurani pun menjawab seluruh pertanyaan dengan lugas dan santun.

“Anggota dewan setiap hari menunggu aspirasi masyarakat. Ketika ada paripurna, kami ke kantor. Kalaupun tidak ada, kami ke lapangan untuk mengeksekusi aduan masyarakat,” bukanya.

Kendala yang dihadapi wakil rakyat di tengah pandemi Covid-19, juga dijabarkan Jurani. Terlebih khusus mengenai aduan masyarakat akhir-akhir ini.

“Aduan masyarakat yang masuk dan dibahas dalam rapat, yaitu terhalangnya pelayanan publik. Seperti pengurusan KTP, dana lansia, THR yang belum dibayarkan, dan persoalan bantuan langsung tunai yang belum dicairkan,” jabar wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Mapanget – Singkil tersebut.

Isu poltik juga tidak lepas menambah beban kerja Jurani CS di gedung rakyat. Terlebih jelang puncak kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Manado, pada 9 Desember 2020.

“Ada juga kendala yang berkaitan dengan isu politik dan Pemilu. Seperti info para calon, serta bentuk kampanye yang akan dilakukan. Mengingat, tidak boleh terlalu banyak turun ke lapangan. Ada juga membahas penyusunan APBD dan anggaran-anggaran yang lain,” tuturnya.

“Komunikasi antara anggota dewan juga demikian,” sambung Jurani, “Apa yang harus diurus kami di Komisi Pembangunan (Komisi 3 DPRD, red), adalah tentang pembuatan jalan, PUPR, lampu jalan, parking, dan fasilitas sosial lainnya.”

Sesi wawancara itu menjadi kesan pertama para jurnalis magang, saat memulai kerja-kerja jurnalistik di Kantor DPRD Manado.

Periode magang masih akan berlangsung sampai 47 hari kedepan. Ini sesuai arahan kampus dan media tempat kedua mahasiswa melakukan training.

Peliput: Andre Merentek/ Daniel Sumolang