KPU Manado Pertimbangkan Pengadaan TPS di Rumah Singgah

Drs. Jusuf Wowor, M.Si.

KOMUNIKASULUT.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) sedang mempertimbangkan usulan pengadaan Tempat Pemungutan Suara (TPS), di rumah-rumah singgah yang tersebar di seantero Manado. 

Ini merupakan masukan Kepala Dinas Kesehatan Manado, dr. Ivan Sumenda Marthen, M.M, kepada penyelenggara di tengah rapat koordinasi yang berlangsung di Hotel Sintesa Peninsula, Senin (19/10/2020).

“Itu masukan dan saran dalam rapat koordinasi tadi. Kalau toh itu memang sesuai dengan aturan main dan regulasi kita, yah okey. Nanti kita siapkan serta fasilitasi terkait masukan dan saran tersebut. Tentunya dengan anggaran tambahan,” jawab Ketua KPU Manado, Drs. Jusuf Wowor, M.Si.

Alasan utama dari usulan tersebut, untuk mendukung upaya pencegahan dan penyebaran corona di hari H Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Manado. Ini dijelaskan Kadis Kesehatan.

“Tadi berkembang di diskusi, kalau mereka yang sedang isolasi mandiri akan diarahkan ke mana untuk menyalurkan hak pilihnya?” timbang Ivan.

“Oleh karena itu, saya titip masukan ke KPU untuk dibahas secara internal,” lanjutnya, “Saya mengusulkan untuk ada TPS yang di setiap rumah- rumah singgah. Itu sebaiknya harus ada TPS sendiri, karena mereka tidak bisa membaur.”

Ini menjadi win-win solution bagi penyelenggara dan pemilih. Terlebih khusus pemilih yang terindikasi reaktif Covid-19. Mereka bisa menyalurkan hak pilihnya secara langsung, tanpa khawatir akan saling menjangkitkan bibit pandemi kepada sesama.

“Kayak seperti rumah sakit kan ada TPS sendiri. Apalagi ini yang Covid. Kami mengusulkan ke KPU untuk mempertimbangkan diadakannya TPS di rumah singgah. Karena mereka tidak bisa membaur dengan masyarakat di TPS biasa,” imbuh Ivan.

Namun demikian, realisasinya membutuhkan anggaran lebih. Sehingga keputusannya dikembalikan kepada penyelenggara. “Berarti memang perlu kerja sama lagi. Karena petugasnya harus menggunakan APD (Alat Pelindung Diri, red).

Peliput: Rezky Kumaat