Pengellu Tegaskan Posisi Bawaslu pada KPU Sesuai PMK 5/2020

Supriyadi Pengellu, SH, MH saat memaparkan kedudukan Bawaslu berdasarkan PMK 5/2020

KOMUNIKASULUT.COM, – Pimpinan Bawaslu Sulawesi Utara (Sulut), Supriyadi Pangellu, SH, MH, menegaskan, tentang kedudukan Bawaslu berdasarkan regulasi yang ada, saat hadir sebagai narasumber Bimtek PHP bagi jajaran KPU Kabupaten dan kota se-Sulut, Rabu (28/10).

“Kedudukan Bawaslu berdasarkan Peraturan Mahkamah Konstitusi (PMK) 5/2020 sudah jelas, yakni sebagai pemberi keterangan,” kata Bung Adi, sapaan akrabnya di Manado.

Dia mengatakan, dalam PMK 5/2020 tentang tata beracara dalam perkara perselisihan hasil pemilihan gubernur, bupati dan wali kota, sebagai pemberi keterangan, Bawaslu akan memberikan keterangan dalam PHP.

“Sebab Keterangan Bawaslu merupakan salah satu alat bukti dalam sidang perselisihan pemilu, maka itu menjadi salah satu hal yang penting,” katanya.

Dia menegaskan, karena posisi itulah, maka keterangan Bawaslu, akan menjadi penentu dalam pengambilan keputusan saat persidangan perselisihan hasil pemilihan.

Putra Porodisa itu juga menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh jajaran KPU Sulut, khususnya Kadiv Hukum Meidy Tinangon, karena diberikan kesempatan memaparkan tentang kedudukan dan fungsi Bawaslu dalam setiap tahapan Pilkada hingga penyelesaian perselisihan nantinya.***