Pemimpin Sudah Terlihat, Kairupan: Masyarakat Jangan ‘Baharap Lebe’

josef-kairupan
Josef Kairupan. (Foto Ist)

KOMUNIKASULUT.COM – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 sudah mendekati tahapan akhir.

Setelah melewati beberapa tahapan, dan kemarin 9 Desember, masyarakat telah menentukan pilihan untuk Kepala Daerah ke depan.

Tentu masyarakat berharap lebih untuk pemimpin yang telah terpilih. Dimana harapan masyarakat yaitu menuntut kesejahteraan, bukan hanya sekedar janji-janji semasa kampanye.

Menurut pengamat politik, Josef Kairupan, masyarakat jangan dulu berharap lebih dan perlu bersabar untuk menuntut bukti nyata atas program kerja kepala daerah terpilih.

“Korelasi dari pada sebuah program itu adalah anggaran, sedangkan saat ini anggaran dalam APBD 2021 sudah disusun. Hal ini mengindikasikan bahwa program dari pada paslon terpilih belum dimasukkan ke APBD tersebut,” ucap Dosen Ilmu Pemerintahan Fispol Unsrat itu.

Berbeda dengan petahana yang kembali terpilih, menurut Kairupan incumbent memiliki keunggulan tersendiri.

“Pastinya, program itu included dalam APBD, hanya program-program baru saja yang belum ada, nanti akan dimasukkan pada APBD-P atau di tahun anggaran selanjutnya,” kata Kairupan.

Karena menurutnya, kepala daerah perlu waktu untuk menyesuaikan program yang ada dengan APBD yang sudah disusun.

“Karena tata kelola pemerintahan itu, implementasinya tidak semudah atau segampang organisasi non pemerintahan. Memerlukan waktu dan proses melalui struktur birokrasi yang ada dan penetapan politis di legislatif,” tambahnya.

Karena itu masyarakat pemilih harus mampu memahami ini dan bersabar terhadap implementasi program yang telah di janjikan.

“Disini perlunya pengawasan masyarakat. Pastinya proses tidak akan mengkhianati hasil, dan saya rasa masyarakat saat ini sudah semakin pintar,” tandasnya.

Peliput: Yaya Piri