Jasa Raharja Sulut Bersihkan Pantai dan Tanam 500 Mangrove

  • Whatsapp
Jasa Raharja Sulut bersihkan pantai di Kecamatan Malalayang, Manado. (Ist)

KOMUNIKASULUT.COM – Dalam rangka meningkatkan tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) Jasa Raharja Cabang Sulawesi Utara (Sulut) telah mengelar Beach Clean Up dan Penanaman 500 Mangrove, tepatnya di depan Pertamina Malalayang, (01/04/2021) kemarin.

Kepala Jasa Raharja Cabang Sulut, Pahlevi Barnavi Syarif ketika dihubungi via WA, Sabtu (03/04/2021). Phalevi mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu program yang direncanakan oleh kementrian BUMN dan Jasa Raharja. Sebagai salah satu anggota BUMN yaitu program TJSL, dimana menyempurnakan program PKBL dan CSR yang lama ini dijalankan BUMN.

TJSL berkomitmen mendukung bisnis inti dan menciptakan nilai tambah bagi perusahaan . Adapun Creating Share value (CSV) merupakan program TJSL yang menciptakan nilai bersama, nilai manfaat positif bagi masyarakat dan menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Ia menceritakan, keberadaan ekosistem mangrove di Indonesia saat ini benar-benar pada posisi yang menghawatirkan, keberadaan hutan Mangrove di Sulut terlebih khusus Kota Manado. Pembersihan pantai atau Beach Clean Up dan Penanaman 500 Mangrove merupakan tindakan serta upaya mengurangi dampak terhadap kerusakan lingkungan perairan, dan sebagai benteng utama di pesisir Kota Manado dari hempasan angin beserta gelombang besar hingga bencana tsunami, dan menyuplai unsur hara ke taman nasional Bunaken.

Pahlevi pun mengharapkan, penanaman 500 mangrove di pesisir pantai Malalayang bisa menjadi benteng alam untuk meminimalisir abrasi pantai Malalayang, kemudian tersedianya habitat Mangrove untuk kelangsungan hidup biota laut, hewan darat yang hidup dan berasosiasi dengan hutan Mangrove.

“Kegiatan kami bukan sekedar pembersihan pantai dan penanaman 500 Mangrove, adapun Transplantasi karang atau penanaman Karang di depan pantai Malalayang dengan tujuannya, memperbaiki ekosistem karang yang sudah rusak dan meningkatkan tutupan karang serta biomassa ikan di teluk Manado, menjadi lokasi snorkeling dan diving yang baru di Pantai Malalayang, dan serta bentuk kepedulian Jasa Raharja terhadap lingkungan, khususnya ekosistem terumbu karang,” tuturnya.

Adapun rasa terimakasih Pahlevi kepada pihak-pihak yang ikut terlibat dan membantu kegiatan pembersihan pantai, penanaman Mangrove dan Transplantasi karang kedepannya. “Makasih kepada Seasoldier Sulut yang sudah mambantu setiap pelaksanaan kegiatan , dan juga kepada Dive Club dan Manado Fun Dive yang mempercayakan tim TJSL menjalankan kegiatan ekosistem pesisir di Pantai Malalayang,” jelasnya.

Melihat kegiatan dari Jasa Raharja Cabang Sulut, ditanggapi baik oleh Fun Seasoldier Sulut, Rio Noval Puasa. Menurutnya, mengapresiasi kegiatan Jasa Raharja (JR) akan kepedulian terhadap lingkungan di Sulut, dimana dilaksanakan bersih pantai, penanaman mangrove dan Transplantasi karang. Kegiatan ini, semuanya bertujuan untuk menjaga dan mengembalikan ekosistem pesisir seperti sediakala. Kita perlu ketahui banyak kejadian yang sudah terjadi akhir-akhir ini di Sulut khususnya Kota Manado, dan kegiatan banyak hal positif yang didapatkan.

Rio pun berpesan, agar JR Cabang Sulut kedepannya bisa terus menjalankan program-program tetang lingkungan, dan kedepannya bisa terus berkegiatan dengan Seasoldier Sulut yang sifatnya kolaborasi, agar kegiatan-kegiatan bisa dipantau, monitoring dan di rawat. Dan tahun-tahun kedepannya kita bisa mendapatkan manfaat dari kegiatan seperti ini. (*)