Evaluasi Pilkada 2020, Pemprov Sulut Rakor dengan Presiden RI

  • Whatsapp

KOMUNIKASULUT.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov. Sulut), Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Sulut dan Sekdaprov Sulut Edwin Silangen mengikuti Rapat Koordinasi (rakor) secara virtual di Ruang CJ. Rantung Kantor Gubernur, Rabu (14/4/2021).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri RI (Kemendagri RI), dipimpin secara langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dari Istana Negara Jakarta, dan diikuti secara daring oleh seluruh Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak Tahun 2020.

Dalam laporannya, Menteri dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mengungkapkan total daerah yang melaksanakan Pilkada 2020 sebanyak 270 dengan rincian 9 Pemilihan Gubernur, 224 Bupati, dan 37 Walikota.

Mendagri Tito juga menjelaskan bahwa pelaksanaan seluruh Pilkada di masing-masing daerah ini berjalan lancar dan tak hanya itu, kemunculan klaster penularan Covid-19 dalam Pilkada ini juga sangat minim bahkan beberapa di antaranya terjadi penurunan zonasi.

“Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang kuat dan Pemerintah juga telah berkomitmen untuk menegakkan demokrasi bersama dengan menjaga kesehatan masyarakat,” tukasnya.

Mengawali arahannya, Presiden Jokowi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Kepala Daerah hasil Pilkada 2020 yang sudah dilantik.

“Jabatan ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab yang besar dan harus dilaksanakan sebaik-baiknya,” tutur Presiden Jokowi.

Untuk itu, Presiden Jokowi menegaskan agar para Kepala Daerah tak sekadar menjalankan rutinitas namun harus berani berinovasi, berorientasi pada hasil dan bekerja secara cepat serta tepat.

Presiden juga mengimbau agar Kepala Daerah dapat membuat kebijakan yang fokus di sektor pembangunan dan menentukan skala prioritas sehingga alokasi anggaran lebih fokus dan lebih terkonsentrasi pada kebutuhan masyarakat umum.

“Misalnya tahun pertama fokus jalan, setelah tuntas fokus pasar, dan lain-lain,” ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, Presiden mengingatkan Kepala Daerah agar bijak mengelola APBD, karena APBD ini dapat memacu pertumbuhan ekonomi.

“Usahakan agar belanja pembangunan, modal itu lebih besar dari aparatur,” tambahnya.

Selanjutnya, terkait masalah perekonomian dan kesehatan sebagai dampak dari pandemi Covid-19, Presiden Jokowi mengingatkan para Kepala Daerah untuk dapat mengelolanya dengan baik. Pemulihan ekonomi dan kesehatan harus sejalan.

“Jangan sampai terlalu mendahulukan ekonomi sehingga melupakan aspek kesehatan. Jangan sampai tergesa-gesa, buka ini secara bertahap, lakukan PPKM mikro agar menumbangkan kasus yang ada, lakukan juga sosialisasi dan penegakkan protokol kesehatan hingga harus mendukung penuh program vaksinasi,” jelas Presiden.

Dan di sektor ekonomi, Presiden Jokowi berpesan agar tidak menghambat investasi, karena hal ini dapat membuka lapangan kerja.

“Kami minta agar para Gubernur, Bupati, Walikota bisa mempermudah investasi untuk membuka lapangan pekerjaan dan mendorong peningkatan ekonomi,” tandasnya.

Oleh: Yaya Piri

Pos terkait