Pemkot Tomohon Ketatkan Penanganan Covid-19

  • Whatsapp
(Ist)

KOMUNIKASULUT.COM – Pada hari ini, Rabu (7/7/2021), Pemerintah Kota Tomohon kembali mengadakan sosialisasi menyikapi pandemi covid-19 di lingkungan masyarakat Kota Tomohon. Bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), sosialisasi tersebut diadakan di Aula Syalom Kelurahan Tumatangtang Kecamatan Tomohon Selatan. Berbagai persoalan dan strategi pun dibeberkan dalam kegiatan ini.

Persoalan yang menjadi alasan meningkatnya kasus covid-19 di Kota Tomohon pun diakui oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kota Tomohon J S T Pandeirot S Pd MM yang mewakili Walikota Tomohon Caroll Senduk SH.

“Beberapa titik lengah masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan sehingga dapat terpapar covid-19, yaitu berkumpul bersama teman karena merasa aman, makan bersama teman dan kerabat, foto bersama tanpa masker, kumpul keluarga yang tidak serumah dan menghadiri acara-acara yang mengabaikan protokol kesehatan,” ujar Pandeirot

Ia pun membeberkan update data covid-19 yang ada sampai Selasa 6 juli 2021, “total terkonfirmasi positif 1.682 dari sebelumnya 1.669 orang, bertambah 13 orang terlapor baru, dengan kasus aktif 70 orang (4,16%), isolasi mandiri 45 orang dan dirawat di rs 24 orang. pasien sembuh 1.554 orang (92,39%) dan yang meninggal dunia (cfr) 58 orang (3,45 %),” ungkapnya.

Hingga saat ini, menyangkut fasilitas ketersediaan tempat tidur untuk pasien di rumah sakit, Ia mengatakan bahwa di RSU Anugerah ada 23 bed, RSU Gunung Maria 6 bed dan RSU Bethesda 29 bed.

Selain itu, Ia mengatakan Pemkot Tomohon terus berupaya menekan penyebaran covid-19 di Kota Tomohon melalui pelaksanaan tracing=pelacakan, testing=pemeriksaan dini dan treatment =perawatan ( 3t )

Selanjutnya dalam strategi dan arah kebijakan pemerintah Kota Tomohon dalam menanggulangi dan memutus mata rantai penyebaran covid-19 adalah mengikuti instruksi menteri dalam negeri nomor 17 tahun 2021 tertanggal 5 juli 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (ppkm) berbasis mikro dan mengoptimalkan posko penanganan covid-19 di tingkat kota, kecamatan, kelurahan dan lingkungan.

Dalam sosialisasi itu Pemerintah Kota Tomohon menyusun strategi dan arah kebijakan dalam pencegahan dan penanggulangan covid-19 yaitu melalui;

  • Aturan;
  1. Penerapan aturan yang tertuang dalam perwako no. 28 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian covid-19 dan perda no 1 tahun 2021 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian covid-19.
  2. mengeluarkan surat edaran no 143/WKT/VII-2020 tentang penyesuaian sistem kerja dan tenaga kontrak di lingkup pemerintah kota tomohon,
  3. mengedarkan surat himbauan dan maklumat walikota tomohon. Pemerintah Kota Tomohon juga telah mengeluarkan edaran walikota tomohon nomor 291/WKT/VII-2021 tentang pengetatan protokol kesehatan covid-19 di kota tomohon tertanggal 5 juli 2021 yang disampaikan kepada seluruh masyarakat Kota Tomohon melalui media massa dan peran para camat, lurah kepala lingkungan dan peran para tokoh-tokoh agama.
  • Sisi pelaksanaan;
  1. memperbanyak edukasi (untuk melibatkan keterlibatan masyarakat dalam penanganan covid-19). dokumentasi pelaksanaan edukasi,
  2. melakukan misi vaksinasi
  3. Peraturan daerah no. 1 tahun 2021 dilakukan oleh sat pol pp dengan terus aktif melakukan pengawasan di seluruh wilayah kota tomohon,
  4. pengawasan terhadap pelaksanaan surat edaran aktifitas,

Menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat untuk mengurangi dampak pandemi, sehingga perekonomian masyarakat dapat berjalan,

“kamipun selalu mengingatkan semua jajaran aparatur sipil dan tenaga kontrak untuk menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan 5 m,” ujarnya

Selain itu penyelenggaran program vaksinasi oleh setiap fasilitas kesehatan di kota tomohon.

Begitu juga upaya pemerintah kota Tomohon melalui ajakan dan himbauan kepada seluruh masyarakat penduduk kota Tomohon yang berusia 12 tahun ke atas untuk datang dan menerima vaksin covid-19 melalui tempat pelaksanaan vaksin yang telah disiapkan pemerintah kota Tomohon. baik di kantor-kantor kelurahan maupun di tempat-tempat strategis lainnya. seperti di kompleks pasar tomohon dan menara alva & omega.

Dengan harapan masyarakat yang belum divaksin dapat datang dan menerima vaksin secara gratis untuk kesehatan dan bagi kemanusiaan

Adapun data dari jumlah masyarakat Kota Tomohon yang sudah divaksin sampai 5 Juli 2021 yakni vaksin pertama 37,194 orang (40,44%) dan vaksin kedua 9.940 orang (10,80 %)

“Bagi masyarakat yang belum divaksin agar segera mengikuti jadwal vaksinasi yang ada di fasilitas kesehatan terdekat,” himbaunya.

Oleh: Yaya Piri

Pos terkait