komunikasulut.com – Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Fakultas Kedokteran Universita Sam Ratulangi (Unsrat) Manado kembali dibuka di RSUP Kandou, Senin (24/8/2026).
Pembukaan kembali PPDS telah melalui berbagai proses hingga akhirnya disetujui Kementerian Kesehatan. Salah satu syaratnya dengan menguatkan sistem pencegahan dan penanganan terhadap aktivitas perundungan atau bullying di lingkungan rumah sakit, yang sebelumnya sempat terjadi.
“Pembukaan kembali program ini dilakukan setelah RSUP Kandou dan FK UNSRAT menguatkan sistem pencegahan dan penanganan perundungan (bullying, red),” jelas Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc.
“Langkah konkret yang diterapkan meliputi pembentukan mekanisme penanganan terstruktur, pemeriksaan loker, pengawasan kadar alkohol, skrining kesehatan mental,” tandasnya.
Pembukaan PPDS juga ditandai dengan penandatanganan dokumen resmi oleh Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan (Dirjen Keslan) Kemenkes RI dr. Azhar Jaya, S.H, SKM, MARS; Direktur Utama RSUP Kandou Prof. Dr. Dr. Starry Rampengan, Sp.JP(K), FIHA, MARS, MH.Kes; Plt. Rektor UNSRAT Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc.; serta Dekan FK UNSRAT dr. Billy Kepel, M.Med.Sc., Sp.KKLP. (*)






