komunikasulut.com – Bawaslu RI menggelar Bawaslu Goes to Campus/School. Ini merupakan salah satu program strategis Bawaslu untuk menjaring pengawas partisipatif.
Kali ini Bawaslu Ngampus digelar di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, berlangsung di Aula Lantai 4 Rektorat Unsrat, Senin (9/9/2024).
Anggota Bawaslu Sulut Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat ,Steffen Linu mengungkapkan mereka mempunyai konsep dalam melibatkan masyarakat secara khususnya Mahasiswa.
“Bawaslu punya konsep untuk bagaimana kita melibatkan masyarakat dalam hal ini mahasiswa, untuk kemudian bisa terlibat dalam pengawasan hal yang substansial, teman-teman mahasiswa itu merupakan objek yang sangat penting sehingga perlu dilibatkan dalam mengawasi pelaksanaan pemilihan kepala daerah Sulawesi Utara,” jelasnya.
Linu menyampaikan berangkat dari evaluasi pengawasan partisipatif mereka menyebutkan ada tiga konsep yang mereka jadikan sebagai patokan untuk mahasiswa dalam melakukan pengawasan.
“Pertama mahasiswa itu mempunyai idealisme yang tinggi kemudian umumnya tidak terlibat langsung dalam politik sehingga diagram netral dan dapat mengawasi proses pembelian secara objektif,” tuturnya.
Selanjutnya ia menilai mahasiswa seringkali memiliki pengalaman yang lebih baik tentang proses demokrasi dan pentingnya pemilihan yang jujur dan adil. Sehingga pengetahuan ini membantu mereka dalam mendeteksi dan melaporkan Penyimpangan atau kecurangan.
Kemudian mahasiswa memiliki idealisme yang tinggi terkait moral dan ketiga sehingga mereka cenderung lebih peka terhadap pelanggaran dan bersemangat untuk menjaga integritas proses demokrasi.
“Terakhir, mobilitas terkait dengan mobilisasi dan aksi Mahasiswa memiliki kemampuan untuk mengorganisir masyarakat umum untuk turut berpartisipasi dalam pengawasan Pilkada,” tandas Linu.
Diketahui Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.
Oleh: Yeremia Turangan