komunikasulut.com – Pemerintah Kotamobagu (Pemkot) melalui Disnaker menggelar pelatihan Gula Semut, yang bertempat di aula pertemuan Disnaker, Selasa (27/2/2024).
Dalam kegiatan tersebut turut di hadiri, Asisten II Sekda Kotamobagu Adnan Masinae S.sos, Kadis Disperindag Sofian Boulo, pimpinan BRI cabang Kotamobagu Arya Gani Agusta, jajaran Disnaker, dan 20 peserta pelatihan.
Kadis Disnaker melalui Kabid perindustrian Kotamobagu Aditya Manoppo menjelaskan, kegiatan di buka langsung oleh bapak Asisten II Sekda Kotamobagu.
“Pelatihan di laksanakan selama 4 hari yakni sejak tanggal 27 Februari sampai 1 Maret 2024. Dan dalam kegiatan tadi, perajin-perajin atau pegelolah gula aren yang biasanya di bikin bentuk batu ini akan di tunjukan menjadi gula semut yakni gula merah yang hancur,”ujarnya.
Manoppo mengatakan, hal ini masih banyak yang belum tahu sehingga di buat pelatihan dan di hadiri peserta 20 orang terdiri dari para pelaku usaha gula semut di Kotamobagu, kebanyak 80 persen peserta dari Desa Moyag.
“Berharap pelatihan ini dapat bermanfaat untuk para peserta dan bisa bersaing dengan daerah lain. Karena, tempat penginapan seperti hotel saja saat ini gula yang ada dalam sachet di atas meja itu brown sugar atau gula merah yang hancur bukan yang batu, serta pelatihan ini dapat juga meningkatkan perekonomian yang ada di wilayah Kotamobagu,”ungkapnya.
Peliput: Vicky Tegela