komunikasulut.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara menggelar rapat paripurna pada Senin (3/7/2022).
Paripurna kali ini membahas dua agenda penting. Pertama mendengarkan Penyampaian/Penjelasan Gubernur terhadap Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Sulut T.A. 2022, kedua mendengarkan Penyampaian dan Penjelasan Gubernur Sulut terhadap Ranperda tentang Penyertaan Modal kepada PT Jamkrida Sulut.
Dalam sesi pemandangan umum, semua fraksi menerima Ranperda itu dibahas lebih lanjut. Hampir semua Fraksi memuji raihan WTP sembilan kali berturut turut.
Fraksi Nyiur Melambai bahkan bikin pantun untuk menggambarkan kekaguman pada raihan sembilan kali WTP berturut turut.
Fraksi PDIP menilai, di tangan Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw, Sulut maju pesat. “Nilai tukar petani meningkat, pun pertumbuhan ekonomi serta jumlah turis terus meningkat,” kata Ferry Liwe yang mewakili Fraksi PDIP.
Nick Lomban dari Fraksi Nasdem menilai, raihan WTP Sulut patut diapresiasi. Nick meminta OPD untuk menindaklanjuti arahan BPK RI.
Adapun Wakil Gubenur Sulut, Steven Kandouw mewakili Gubernur Olly Dondokambey pada kesempatan itu. Ia menyebut bahwa pelaksanaan APBD 2022 Pemprov Sulut berjalan dengan baik.
APBD dinilai mampu membiayai pembangunan daerah hingga berujung pada peningkatan kesejahteraan rakyat. “Kita fokuskan pada pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian, pariwisata dan pengentasan kemiskinan,” katanya.
Sebutnya, program dari dana APBD berdampak positif bagi masyarakat. Hasilnya terjadi peningkatan yang signifikan di sejumlah sektor prioritas. Steven Kandouw juga membeber sejumlah prestasi Sulut. Antaranya raihan WTP sembilan kali berturut turut.
Kandouw menggarisbawahi peran DPRD yang telah mengawasi hingga Pemprov Sulut dapat mempergunakan anggaran dengan efektif dan efisien. (*)