Orang Tua-Guru Dihimbau Jangan Takut Vaksinasi Anaknya

Pemprov Sulut dan Pemkot Manado mengawal proses vaksinasi salah satu remaja. (Ist)

KOMUNIKASULUT.COM – Vaksinasi Covid-19 untuk remaja berusia 12 sampai 17 tahun resmi diberlakukan pada Senin (5/7/2021).

Ini berlangsung di Sekolah Menengah Atas (SMA) Eben Haezar Manado, yang berletak di Jalan 14 Februari, Kelurahan Teling Atas, Kecamatan Wanea. Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey membuka secara langsung kegiatan tersebut.

Untuk memaksimalkan partisipasi dari program ini, Olly berpesan kepada tenaga pendidik dan orang tua agar memberikan dukungan penuh kepada para remaja. Apalagi ini kali pertama mereka melakukan hal tersebut di tengah pandemi. Jangan malah para wali yang risau.

“Guru-guru dan orang tua dihimbau agar jangan takut memberikan vaksinasi kepada anak-anak. Sebab hal ini untuk mencegah penularan Covid-19,” lugas Gubernur saat memberi sambutan.

Olly menjamin proses vaksinasi tidak akan mencederai para remaja. Vaksinnya pun dipastikan aman dan halal, selayaknya yang digunakan oleh orang dewasa.

“Semua prosesnya tetap mengikuti aturan pemerintah tentang vaksinasi, dan tertib protokol kesehatan Covid-19,” tandas orang nomor satu di Nyiur Melambai tersebut.

Walikota Manado, Andrei Angouw yang turut hadir dalam kegiatan juga menerangkan kepada masyarakat, bahwa langkah pemerintah ini tidak hanya untuk mengembalikan roda ekonomi. Tapi untuk menormalkan proses pendidikan yang terganggu setahun belakangan ini.

“Dalam proses vaksinasi kepada anak-anak berumur 12 sampai 17 tahun ini, dapat mempercepat langkah penanganan dan pencegahan Covid-19. Jika ini sudah selesai, aktivitas belajar mengajar bisa segera kembali normal, meskipun masih tetap memberlakukan protokol kesehatan,” terangnya.

Di kesempatan itu, putera dari Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw dan Walikota Manado menjadi peserta vaksinasi. Keduanya adalah Oswaldo Kandouw dan Antoni Angouw. Mereka memberikan teladan bagi peserta lainnya.

Kegiatan diikuti para kepala daerah dan pejabat se Sulut. Walaupun sebagian besar hanya mengikuti lewat media daring. Yang hadir secara fisik, yakni Wakil Walikota Manado, Richard Sualang, pejabat eselon di teras Pemerintah Provinsi Sulut; Kepala Dinas Pendidikan Sulut, dr. Liesje G. L. Punuh, M. Kes; Sekretaris Kota Manado, Mickler Lakat; Ketua dan Sekretaris Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Manado, Irene Pinontoan dan Merry Mawardi. (**)

Pos terkait