KOMUNIKASULUT.COM – Masyarakat Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), khususnya di Kecamatan Tumpaan dan sekitarnya dibuat gempar dengan kasus dugaan bunuh diri yang dilakukan oleh oknum pejabat berinisial RFT (57), di Desa Tumpaan, Kecamatan Tumpaan, pada Selasa Malam (16/3/2021).
Nah, yang membuat gempar warga, terutama di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minsel, RFT alias Rudi merupakan pejabat eselon II.
Saat ini korban menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minsel.
Sebelumnya, Rudi pernah menjabat Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) merangkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Minsel.
Dan Korban Rudi ditemukan dalam kondisi tewas tergantung dan masih sedang mengenakan seragam dinas keki, di depan pintu masuk kamar depan, di rumah milik keluarga Tumiwa-Rompas.
Jenazah Rudi ditemukan pertama kali oleh keponakannya, Gladis Tumiwa, dalam kondisi tergantung dengan leher terikat dengan seutas tali.
Begitu mendapat informasi dari masyarakat mengenai kejadian tersebut, aparat kepolisian dari Polres Minsel dibantu petugas Polsek Tumpaan cepat tanggap dan merespon kejadian serta langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Setibanya di lokasi kejadian, petugas langsung melakukan olah TKP dan memintai keterangan awal dari saksi mata Gladis Tumiwa dan sejumlah warga.
Untuk memastikan penyebab kematian korban, apakah tewas karena gantung diri atau karena indikasi lainnya, jenazah korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk diotopsi.
“Kami belum bisa memastikan penyebab kematian korban, karena kasus ini masih sedang didalami. Untuk memastikannya, jenazah korban akan diotopsi di rumah sakit,” tegas Kapolsek Tumpaan, AKP Karel Lasut.
Sampai sekarang berita ini masih hangat dibicarakan di media sosial (FB), kematian Kaban Rudi masih ramai juga di kalangan masyarakat pada umumnya dan khususnya ASN di Pemkab Minahasa Selatan.
Peliput: Van Basten