komunikasulut.com – Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Ferry Daud Liando Menjadi Pemateri dalam Kegiatan Bawaslu Goes To Campus di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Berlangsung di Lantai 4 Rektorat Unsrat. Senin (9/9/2024).
Dalam pemaparannya, Ferry Liando mengungkapkan Bawaslu harus bersama-sama dengan mahasiswa unsrat untuk melakukan pengawasan-pengawasan partisipatif.
“Bahwa Bawaslu ingin melibatkan adik-adik mahasiswa dalam rangka mendorong pengawasan, karena memang salah satu cara dari Bawaslu adalah bagaimana melibatkan stakeholder dalam membantu teman-teman Bawaslu untuk menjaga kualitas dari pilkada,” ungkap Liando.
Dekan Liando, memaparkan pengawasan bukan hanya dari Bawaslu tetapi dari semua masyarakat secara khususnya mahasiswa.
“Kita bersyukur sudah ada lembaga pengawas yang terinstitusi dengan baik walaupun pengawasan bukan hanya sebatas pada Bawaslu tetapi semua masyarakat juga harus ditempatkan,” paparnya.
Mner Ferry menjelaskan pemimpin yang baik akan tercipta bila terpilih dengan proses yang baik atau tidak curang.
“Hasil dari Pilkada itu adalah untuk masyarakat termasuk makhluk hidup, jadi kalau kita ingin mendapatkan pemimpin baik, daerah ini menjadi lebih maju tentu kita mengharapkan terpilihnya pemimpin-pemimpin yang baik,” jelasnya.
Ia menambahkan, “Jadi pemimpin-pemimpin yang baik itu harus berangkat pada proses yang baik kalau prosesnya curang tidak akan mendapatkan pemimpin yang baik.”
Terakhir, Ferry Liando menyampaikan kepada mahasiswa bawah hasil pilkada kali ini akan mempengaruhi mahasiswa secara umum.
“Jangan pernah mengatakan hasil dari Pilkada itu tidak berkaitan dengan mahasiswa, itu sangat berkaitan dengan kepentingan mahasiswa, kita masih Mungkin mengalami kesulitan dalam hal pelayanan pelayanan publik, kita mungkin sulit untuk mendapatkan akses pendidikan yang baik, itu bukan tidak mungkin dipengaruhi oleh proses kepemimpinan yang tidak begitu baik,” tutup Dekan Fisip Unsrat itu.
Oleh: Yeremia Turangan