Pemkot Manado Perkuat Koordinasi dengan Ratusan Pejabat Kecamatan, Kelurahan, Lingkungan

komunikasulut.com – Walikota Andrei Angouw dan Wakil Walikota Richard Sualang memimpin rapat koordinasi yang diikuti ratusan pejabat kecamatan, kelurahan, dan ketua lingkungan mengikuti rapat koordinasi Pemerintah Kota Manado, Selasa (11/4/2023).

Di kesempatan itu, Angouw dan Sualang menyampaikan berbagai hal terkait program pemerintah, kebijakan, pencapaian, dan permasalahan yang ada di masyarakat. Ini termasuk himbauan dan langkah-langkah penanganan masalah-masalah tersebut.

“Kota Manado ini mau jadi bagus, mau jadi buruk tergantung kita semua. Jadi mari kita buat kota Manado menjadi semakin bagus dengan satu arah, satu pemikiran demi kesejahteraan masyarakat. Kita harus menjadi promotor kerukunan ditengah-tengah masyarakat. Soal pendataan, kita harus kuat di lapangan termasuk pendataan kemiskinan ekstrim yang harus dilakukan instansi teknis, lurah dan ketua-ketua lingkungan. Untuk PJU sudah sekitar 5 ribuan yang terpasang dan meminta setiap aparat menginformasikan jika ada PJU yang mati supaya cepat ditanggulangi,” jelas Walikota.

Infomasi yang berkembang ditengah masyarakat termasuk infomasi lewat medsos yang tidak benar juga disinggung Angouw Walikota meminta agar berita-berita tidak benar dapat dicounter dan dinetralisir agar masyarakat memahami fakta sebenarnya dilapangan sehingga hal yang tidak benar ini dapat dieliminir (dihilangkan).

“Soal sampah, kita semua harus lebih agresif agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Makanya saya minta kepada aparat untuk aktif di medsos supaya bisa menginformasikan program-program pemerintah kepada masyarakat yang luas sekaligus dapat menangkal berita-berita hoax yang berkembang. Sensus juga harus dilakukan dan diindentifikasi oleh setiap Ketua-Ketua Lingkungan para tokoh masyarakat yang ada disetiap lingkungan dan kelurahan,” ujarnya.

Walikota juga mewarning untuk tidak melakukan tagihan-tagihan kepada masyarakat, sebab sudah ada Lurah diberhentikan karena masalah ini. Demikian juga soal pengurusan administrasi di Capil ikut dikritisi Wali Kota untuk tidak meminta-minta dana diluar ketentuan. “Jangan ada yang jadi Calo dan melakukan pungli didalam menjalakan fungsi pelayanan kepada masyarakat,” sentil Wali Kota. Bahkan Wali Kota mewarning untuk para pejabat tidak memotong dana atau honor para Ketua-Ketua Lingkungan yang ada dilapangan.

Sementara itu, Wakil Wakil Walikota Richard Sualang ketika memberikan arahan tambahan ikut menggaris bawahi beberapa point penting yang sudah disampaikan oleh Wali Kota. Wawali merespon soal pungli yang terjadi ditingkat pemerintahan kecamatan dan kelurahan untuk hati-hati masalah ini kalau tidak ingin diberhentikan dari jabatan. Juga ikut disampaikan Wawali soal berita-berita yang menyudutkan pemerintah harus dilawan dengan cara menyampaikan counter informasi hal fakta dilapangan termasuk menyampaikan berita-berita positif melalui medsos.

Soal capaian kinerja disetiap SKPD bagi Wawali juga perlu ada laporan supaya nantinya ada reward and punishment akan diterapkan kepada setiap SKPD.

Diakhir Rakor, diberikan kesempatan Kepada Kepala BPS Manado Bpk. Ir. Novry Mokoagouw untuk menyampaikan gambaran umum tentang situasi dan kondisi Kota Manado saat ini termasuk potret Kemiskinan, tingkat kesejahteraan masyarakat, soal ekonomi dan lain sebagainya.

Rakor dihadiri Sekretaris Pemerintah Kota Manado Bpk. Dr. Micler C.S. Lakat S.H., M.H, Para Asisten, Staf Ahli, Kepala SKPD, Kepala BPS Manado, Pejabat Eselon, dan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw sendiri. (*)

Pos terkait