Peningkatan Jalan Lorong Jadi Prioritas Utama Paslon MESRA

komunikasulut.com – Kampanye dialogis calon Walikota dan Wakil Walikota Kotamobagu nomor urut 1, Meiddy Makalalag- Syarifuddin Juaidi Mokodongan (MESRA), di Kelurahan Matali, Kecamatan Kotamobagu Timur, Selasa (15/10/2024) luar biasa.

Sekira 1.700 warga Matali memadati lokasi kampanye yang dimulai pukul 19.30 WITA tersebut. Sejumlah tokoh masyarakat hadir, termasuk mantan Walikota Kotamobagu Tatong Bara. Milenial dan Gen-Z Matali tak ketinggalan.

Kampanye diawali dengan doa, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah itu dilanjutkan dengan penayangan visi misi Meiddy- Syarif lewat videotron.
Setelah itu perwakilan masyarakat Matali dipersilakan menyampaikan aspirasi dan masukan kepada pasangan MESRA terkait dengan program yang harus dilaksanakan jika terpilih pada 27 November 2024 mendatang. Mulai dari peningkatan jalan lorong yang di aspirasikan oleh masyarakat kepada paslon nomor urut 1 Meiddy- Syarif.

Mendengar aspirasi dan masukan perwakilan masyarakat, Meiddy- Syarif langsung menjawab dengan lugas.

“Pasangan MESRA berjanji, jika diamanahkan memimpin Kotamobagu, jalan yang belum diaspal atau dipaving di Matali ini akan dituntaskan,” kata Meiddy dan Syarif yang secara bergantian berbicara di atas panggung, dan kami sudah menghitung kemampuan anggaran. Jika terpilih,”ucap Meiddy- Syarif.

Pasangan calon yang diusulkan Partai NasDem dan PPP, serta didukung PAN, PBB dan Gelora ini, berterima kasih kepada masyarakat Matali yang sudah memenuhi lokasi kampanye.

Keduanya mengaku terharu dan bangga dengan derasnya dukungan warga Matali untuk pasangan MESRA. Tak lupa mereka menyemangati dan mengajak pendukung untuk terus menebar kampanye positif, dan mengajak warga lainnya untuk memilih MESRA pada Pilwako 27 November 2024.
Sementara itu, mantan Walikota Tatong Bara, optimis dengan kehadiran ribuan warga Matali pada kampanye ini, MESRA akan menang Pilwako dan kelurahan ini akan berkontribusi besar untuk kemenangan tersebut.

Tatong juga tak lupa mengingatkan kepada warga Matali, bahwa Meiddy Makalalag bukanlah orang lain tetapi bagian dari keluarga besar di kelurahan tersebut.
“Calon walikota kita (Meiddy) adalah orang Matali. Coba perhatikan, sejak kapan beliau dan terutama orang tua belia ki Tete Firman absen kalau hajatan di Matali. Jadi mari kita menangkan bersama Meiddy- Syarif di Matali ini,” ujar Tatong.
Ia juga mengungkapkan alasan mendukung MESRA. Meiddy- Syarif, kata Tatong, berpengalaman dan memahami apa kebutuhan masyarakat Kotamobagu ke depan dibandingkan dengan calon lainnya.

“Saya juga punya hutang budi untuk pasangan ini. Tahun 2018 saya maju Pilwako, ketua pemenangannya adalah Pak Syarif Mokodongan. Tahun 2013 maju periode pertama walikota, ketua pemenangan adalah Pak Begie Gobel yang saat ini jadi ketua tim pemenangan MESRA. Saya ingin membalas itu melalui pasangan MESRA ini,” ucapnya.
Tatong juga mengajak agar selama proses kampanye ini, pendukung MESRA tidak terlibat saling fitnah dan menjatuhkan dengan pendukung pasangan calon lainnya.

“Cacian dan hinaan dari pihak lain kita jadikan seperti pupuk pada tanaman. Kita tahu bersama, pupuk yang dari kotoran itu bagus untuk tanaman. Dalam konteks pesta demokrasi, jika cacian dan hinaan kita bisa tanggapi dan lewati dengan tenang, maka InsyaAllah Meiddy- Syarif sudah siap jadi walikota dan wakil walikota,” kata Tatong.
Terpisah, tokoh pemuda Matali, Novri Kalengkongan, dengan tegas menyatakan tekad mereka untuk memenangkan MESRA.

“Setelah kampanye dialogis malam ini, kami tegaskan bahwa Matali akan all in untuk pasangan MESRA,”pungkasnya.
Kampanye dialogis MESRA di Matali berakhir sekira pukul 22.30 WITA. Berjalan aman dan lancar dengan penjagaan aparat kepolisian dan pengawasan Bawaslu.

Peliput: Vicky Tegela