komunikasulut.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, menghadiri kegiatan Optimalisasi Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) yang digagas Kejaksaan Republik Indonesia, dirangkaikan dengan pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ABPEDNAS Provinsi Sulawesi Utara.
Kegiatan tersebut dipusatkan di Auditorium Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, dan dihadiri sejumlah pejabat pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta pengurus ABPEDNAS DPD – DPC se-Sulawesi Utara. Selasa (7/4/2026),
Dalam kegiatan ini, program Jaga Desa kembali ditegaskan sebagai upaya strategis Kejaksaan RI dalam melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap pengelolaan dana desa agar berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Sekda Sofyan Mokoginta menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus ABPEDNAS yang baru saja dikukuhkan, khususnya di tingkat Kota Kotamobagu.
“Tentu Wali Kota dan Wakil Wali Kota beserta seluruh jajaran pemerintah kota (Pemkot) Kotamobagu mengucapkan banyak selamat kepada seluruh pengurus DPC ABPEDNAS Kota Kotamobagu yang telah dilakukan pengukuhan sekaligus pelantikan hari ini,”Ujar Sekda.
Ia menegaskan, keberadaan ABPEDNAS memiliki peran penting dalam memperkuat fungsi pengawasan di tingkat desa, terutama oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
“Tujuan dari ABPEDNAS ini bagaimana teman-teman BPD di desa, khususnya di Kota Kotamobagu, dapat mewujudkan program pemerintah baik pusat, daerah maupun desa. Apalagi telah disampaikan bahwa BPD kini terintegrasi dengan kejaksaan, dalam hal ini Kejari Kotamobagu, untuk pengawasan APBDes di desa masing-masing,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia berharap penguatan fungsi pengawasan tersebut dapat berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
“Dengan adanya penguatan fungsi pengawasan ini diharapkan apa yang menjadi cita – cita dari desa dapat terwujud dalam meningkatkan, perekonomian kesejahteraan masyarakat serta pengentasan kemiskinan,”harapnya.
Selain itu, pengukuhan DPD dan DPC ABPEDNAS Sulawesi Utara juga diharapkan mampu memperkuat peran organisasi dalam mendukung pembangunan desa, khususnya dalam peningkatan kapasitas aparatur desa.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat koordinasi lintas sektor, guna mendorong tata kelola pemerintahan desa yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Peliput : Vicky Tegela






