Toleransi Antar Umat Beragama Sangat Terasa di Perayaan Imlek Pemkot Manado

Foto bersama Ketua TP-PKK Manado dengan tokoh agama dari masing-masing kepercayaan di Manado yang hadir. (Foto Komunika Sulut)

Manado – Perayaan Imlek ke-2573 Kongzili berlangsung meriah di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado, Jumat (11/2/2022).

Nuansa toleransi antar umat beragama juga sangat terasa dalam acara ini. Para tokoh dan pimpinan yang mewakili agama masing-masing di Manado, turut hadir dan melengkapi makna pelaksanaan Hari Raya Umat Khonghucu tersebut.

Pihak penyelenggara berterima kasih atas dukungan yang diberikan semua denominasi kepercayaan di Manado. Ini sangat berarti bagi mereka. “Kami sangat bersyukur karena dari banyak agama mau datang pada acara hari ini. Apalagi yang hadir adalah para pimpinan dari agama-agama yang ada di Kota Manado,” ucap Ingrid Wong selaku ketua panitia.

“Kami juga dari Agama Khonghucu sudah banyak mengikuti acara dari kepercayaan-kepercayaan lain. Karena saya sendiri pernah jadi Duta Harmoni di FKUB dan termasuk di pemuda lintas agama,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Ingrid berharap masyarakat tidak salah kaprah lagi soal Hari Raya Imlek. “Semoga masyarakat bisa lebih tahu, bahwa Imlek merupakan Hari Raya Khonghucu dan bukan sekedar tradisi saja,” ungkapnya.

“Imlek sudah ada sejak beribu tahun sebelum masehi. Jadi kami terus melanjutkan apa yang sudah jadi ajaran agama kami selama ini,” terang Ingrid.

Perayaan Imlek tidak hanya dirangkaikan secara seremonial. Tapi juga dengan ibadah. Pada sesi peribadatan, mereka turut mendoakan jalannya pemerintahan di Sulawesi Utara, terlebih khusus Manado.

Dengan harapan, para pimpinan dan pejabat yang dipercayakan untuk memimpin provinsi dan kota ini dijauhkan dari hal-hal buruk. Lebih dari itu, mereka diharapkan bisa memajukan daerah yang kita cintai. “Imlek juga berbicara soal ibadah. Makanya sebelum acara perayaan, kami melakukan ibadah besar kepada Tuhan,” lugas Ingrid.

“Khusus hari ini, kami mendoakan Negeri Indonesia, Provinsi Sulut, dan Kota Manado. Kami berharap agar semuanya terhindar dari Pandemi, dan supaya Covid-19 ini bisa segera berakhir,” tutup ketua panitia.

Perayaan Imlek Pemkot Manado dimeriahkan dengan berbagai sesi acara. Salah satu yang paling berkesan adalah kolaborasi budaya yang ditampilkan Barongsai dan Kabasaran. Mereka menampilkan atraksi yang apik kepada seluruh peserta kegiatan.

Ini dilanjutkan dengan tradisi berbagi berkat umat Khonghucu, yaitu memberikan angpao ke mulut Barongsai. Sesi ini dilakukan semua peserta yang bersedia, baik dari umat Khonghucu maupun peserta dari kepercayaan lain.

Sesi ini turut diikuti Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Manado, Irene Pinontoan dan pimpinan organisasi keagamaan yang hadir. Ia menutup kegiatan ini dengan foto bersama dengan seluruh elemen masyarakat yang hadir.

Peliput: Rezky Kumaat