komunikasulut.com – Komisi Dua dan Komisi Empat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara telah selesai beraudiensi dengan Kementerian Koperasi RI, Selasa (5/5/2026).
Rombongan tersebut terdiri dari Inggried Sondakh SE, MM selaku Ketua Komisi II dari Partai Golkar, Dhea Lumenta SE Sekretaris Komisi II dari Partai Gerindra, Ruslan Gani, S. Sos, MM dari PDIP, Seska Budiman dari Nasdem, dan Angelia Regina Wenas, S.E. dari Demokrat.
Hasil pertemuan dengan Kementerian Koperasi RI salah satunya membahas terkait pembangunan gerai, gudang, dan kelengkapan fasilitas yang menjadi bagian program penguatan koperasi desa.
Ketua Komisi II DPRD Sulut Inggried Sondakh pun menjelaskan, setiap koperasi mendapatkan pagu anggaran sebesar 3 miliar rupiah.
“Anggaran tersebut dialokasikan untuk pembangunan gerai, gudang, serta pengadaan kendaraan dan perlengkapan lainnya,” jelasnya.
“Pembiayaan ini dicicil dan dibayarkan oleh APBN, bukan oleh KDKMP, sesuai PMK Nomor 15 Tahun 2026,” tambah Inggried.
Menurutnya dengan dukungan APBN, koperasi diharapkan dapat fokus pada pengembangan usaha tanpa terbebani beban awal investasi.
Program ini juga menjadi upaya pemerintah memperkuat kelembagaan koperasi agar mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan. (*)






