komunikasulut.com – Suara pekerja dari Sulawesi Utara (Sulut) dibawa langsung ke tingkat nasional. Wakil Ketua DPRD Sulut, dr. Michaela Elsiana Paruntu MARS, menghadiri Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/9/2026) lalu.
Pertemuan tersebut menjadi ruang penyampaian berbagai aspirasi terkait Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KP-PBI), khususnya menyangkut perlindungan pekerja, kepastian kerja, kesejahteraan, hingga pemenuhan hak-hak para pekerja.
Rombongan DPRD Sulut diterima langsung Ketua BAM DPR RI Ahmad Heryawan bersama Anggota BAM DPR RI Christiany Eugenia Paruntu (CEP).
Michaela mengatakan, penyampaian aspirasi ke tingkat pusat merupakan bagian dari tanggung jawab kelembagaan untuk memastikan suara masyarakat di daerah dapat didengar dalam proses pengambilan kebijakan nasional.
“Berbagai persoalan yang dihadapi pekerja perlu mendapatkan ruang dialog agar dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan kebijakan yang berkaitan dengan perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja,” ujar MEP sapaan akrabnya.
Lebih lanjut dijelaskan Ketua DPD Partai Golkar Sulut ini, RDPU tersebut juga menjadi jembatan antara aspirasi masyarakat di daerah dengan lembaga legislatif di tingkat nasional.
“Aspirasi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi masukan bagi DPR RI dalam menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan, terutama terhadap kebijakan yang memiliki dampak langsung terhadap kehidupan para pekerja,” ujarnya.
Bagi Michaela, perjuangan menyuarakan kepentingan masyarakat tidak berhenti pada forum di daerah. Aspirasi tersebut perlu dikawal melalui jalur kelembagaan dan konstitusional hingga ke tingkat pengambil kebijakan.
“Setiap aspirasi memiliki arti, setiap suara layak didengar, dan setiap perjuangan membutuhkan ruang untuk diperjuangkan melalui jalur konstitusional,” demikian pesan yang disampaikan dalam agenda tersebut.
Dari Sulur untuk Indonesia, perjuangan menyerap aspirasi masyarakat terus dikawal melalui ruang-ruang dialog kelembagaan. Mendengar Aspirasi, Menyuarakan Kepentingan, Mengawal Perjuangan. (*)






