Bimtek DPRD Sulut 2021 di Luar Ekspektasi

andi-silangen
dr. Fransiscus Andi Silangen, Sp.B, KBD, memberikan sambutan penutup kegiatan. (Ist)

KOMUNIKASULUT.COM – Pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara, di luar ekspektasi.

Pasalnya, sebagian legislator pesimis dengan materi kegiatan. Namun itu berbanding terbalik dengan hasil di lapangan. Para pemantik mampu membuat 29 anggota dewan yang hadir, larut dalam pembahasan yang disajikan.

Ketua DPRD Sulut, dr. Fransiscus Andi Silangen, Sp.B, KBD, memberikan respon positif terhadap output Bimtek ini.

“Sungguh luar biasa. Kita hari ini patut memanjatkan puji syukur, karena bisa menyelesaikan kegiatan Bimtek dari awal hingga akhir. Kegiatannya penuh dengan sukacita dan kebahagiaan,” ucapnya, Selasa (27/4/2021).

“Waktu kita akan memulai kegiatan ini di rapat Banmus (Badan Musyawarah, red) kemarin, ada semacam pendapat dari teman-teman anggota dewan yang menyatakan, bahwa materi yang dipilih tidak menarik. Sehingga mereka tidak mau ikut. Saya bilang, itu pendapat anda. Tapi ternyata hari ini dibuktikan, materi yang kita pilih sungguh luar biasa,” ulas wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Nusa Utara itu.

Peserta digodok dengan dua materi. Pertama soal ‘Pertanggunjawaban Reses dan Penyusunan Pokok Pikiran’ oleh Staf Ahli Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Bidang Kemasyarakatan dan Antar Lembaga, Dr. Drs. Sugeng Haryono, M.Pd. Kedua soal ‘The Power of Public Speaking‘ oleh Samsul Rahmat, M.A, seorang Public Speaking Coach sekaligus Komisaris PT. Lumosa Forina Raya (lembaga independen yang bergerak di bidang pengembangan sumber daya manusia).

Andi juga mengulas manfaat teoritis dan praktis, yang langsung diperolehnya dari materi di atas. Ia optimis peserta lain mendapat pencerahan masing-masing.

“Menurut Pak Sugeng, ternyata ada saluran yang tersumbat dari mekanisme reses kita. Memang yang saya amati, untuk pokok-pokok pikiran (pokir, red) yang merupakan hasil koordinasi anggota dewan dengan masyarakat di lapangan, itu masih kita harus rubah kedepan,” jelasnya.

“Sebenarnya itu harus seimbang. Bukan sekedar top-up, tapi kita buat top-down. Karena di sinilah posisi dan peran kita sebagai dewan. Dengan materi ini, kedepan kita berupaya bersama-sama supaya pokir-pokir ini bisa masuk dan terealisasi,” jelasnya lagi.

Andi juga menilai, “Materi The Power of Public Speaking ini luar biasa. Saya yang biasa berkhotbah mendapat pemahaman baru, ternyata kemampuan body language sangat berpengaruh dalam menyampaikan pesan, persentasinya 55 persen. Saya akan praktekan kemampuan ini untuk memberitakan kabar baik,” tandas anggota dewan dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut.

Kegiatan berlangsung di Hotel Mercure, Jalan Raya Tanawangko, Desa Tateli, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulut, Selasa (27/4/2021). Ini merupakan Bimtek pertama DPRD Sulut di tahun 2021.

Bimtek ditujukan untuk memperdalam wawasan para anggota dewan, dalam menjalankan tugas, pokok, dan fungsi (tupoksi) di tengah masyarakat. Di antaranya tupoksi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

Peliput: Rezky Kumaat

Pos terkait