komunikasulut.com – Sepanjang tahun 2023 telah terjadi 230 kasus demam berdarah di Kota Manado. Dari total angka tersebut, lima orang di antaranya telah meninggal dunia.
Ini diungkapkan Dinas Kesehatan Kota Manado di bawah kepemimpinan Steven Dandel. Ia turut menjelaskan kronologis hingga perkembangan terbaru dari fenomena ini.
“Saat itu kasusnya merebak cukup tinggi, dan kita sudah lewat puncaknya pada akhir bulan Mei lalu menjadi 43 kasus, dan bulan Juni ini menjadi 14,” jelasnya
Dandel menjelaskan, informasi meninggalnya kasus karena demam berdarah selalu dipantau oleh pihaknnya. “Kalau ada kasus seperti itu, kami langsung lakukan penyelidikan epidemologig,” ujarnya
Dandel menyebut saat ini perlu adanya kewaspadaan dengan adanya perubahan iklim. “Kadang-kadang kita berpikir sudah menurun karena memasuki musim panas, tiba-tiba masuk musim hujan, sehingga perlu ada kewaspadaan,” ujarnya
Menurutnya, kasus demam berdarah belum ada tindakan pencegahan primer yang baku secara medis seperti vaksin dan lainnya. “Langkah pencegahan primer yang perlu dilakukan yaitu pemberantasan sarang nyamuk oleh masyarakat,” jelasnya. (*)