komunikasulut.com – Hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kotamobagu turut dipajang di Kantor Imigrasi (Kanim) Kotamobagu.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan hasil pembinaan kemandirian WBP kepada masyarakat sekaligus memperluas jangkauan pemasaran produk hasil karya warga binaan.
Produk yang dipajang merupakan hasil kerajinan dari program pembinaan kemandirian yang dilaksanakan di Rutan Kotamobagu. Adapun hasil karya tersebut terdiri dari 10 buah asbak, 3 buah tempat tisu, serta 1 set kursi yang dibuat oleh WBP melalui kegiatan keterampilan yang diberikan selama menjalani masa pembinaan.
Kepala Rutan Kotamobagu, Aris Yuliyanta, menyampaikan, bahwa hasil karya WBP merupakan bentuk nyata dari proses pembinaan yang terus dilakukan di dalam Rutan. Melalui program tersebut, WBP diberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan dan kreativitas yang diharapkan dapat menjadi bekal positif setelah menyelesaikan masa pidana.
“Pemajangan hasil karya di Kanim Kotamobagu juga diharapkan dapat menjadi sarana promosi agar produk kerajinan WBP semakin dikenal oleh masyarakat. Dengan semakin luasnya jangkauan pemasaran, hasil karya warga binaan diharapkan dapat memiliki nilai ekonomi sekaligus memberikan motivasi bagi WBP untuk terus berkarya,”ujarnya
Aris mengatakan, Rutan Kotamobagu berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan kemandirian dengan menghasilkan berbagai produk yang berkualitas dan memiliki nilai jual.
“Diharapkan dukungan dan perhatian masyarakat terhadap hasil karya WBP dapat terus meningkat sehingga turut mendukung proses pembinaan serta mewujudkan kemandirian warga binaan,”ungkapnya.
Peliput : Vicky Tegela






