komunikasulut.com – Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara, Niklas Silangen menghadiri Upacara Hari Sumpah Pemuda ke 29 di halaman Kantor Gubernur Sulut, Rabu (28/10/2026).
Di kesempatan itu, Silangen mendengarkan arahan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir yang diwakili Gubernur Sulut, Yulius Selvanus.
Dimana salah satu pesan utamanya menekankan pembangunan karakter generasi muda yang tidak hanya unggul dalam kemampuan, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap kondisi dan kebutuhan sesama.
“Anak muda dituntut memiliki empati, kepedulian sosial, dan kemauan mengambil bagian dalam menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat,”ungkap Gibernur Yulius.
Ia menambahkan, “Momentum 28 Oktober bukan sekadar agenda tahunan untuk mengenang sejarah. Ikrar yang dicetuskan para pemuda pada 1928 merupakan tonggak persatuan yang hingga kini tetap relevan untuk menjawab tantangan bangsa.”
“Mari generasi muda jadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai landasan untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kualitas diri, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa maupun daerah,” lanjut Gubernur.
Semangat Sumpah Pemuda tersebut diminta diwujudkan melalui tindakan konkret dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menghargai perbedaan, membangun solidaritas, menjaga kerukunan, hingga mengambil peran dalam menjawab persoalan sosial di lingkungan masing-masing.
Dengan demikian, semangat kebangsaan tidak hanya hidup dalam upacara dan slogan, tetapi hadir dalam perilaku serta keputusan generasi muda. (*)






