CSWL Resmikan Kantor Prezko, “Start Up” Pertama di Tomohon

  • Whatsapp
Caroll Senduk menandatangani prasasti Kantor Prezko. (Ist)

KOMUNIKASULUT.COM – Walikota Tomohon Caroll J. S Senduk, SH bersama Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut,SE meresmikan Kantor Prezko yang berada di Kelurahan Kolongan Satu, Selasa (10/8/ 2021).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan Prasasti dan Pengguntingan Pita oleh Walikota dan Wakil Walikota sekaligus Grand Opening Prezko diawali dengan Perayaan Ekaristi dalam rangka Hari Ulang Tahun Pertama Prezko yang dipimpin oleh Sekretaris Keuskupan Manado Pastor John Montolalu, Pr.

Kehadiran Prezko yang merupakan Start Up pertama di Kota Tomohon mendapat apresiasi dari Walikota dan Wakil Walikota, Caroll Senduk – Wenny Lumentut (CSWL).

Menurut CS-WL, Prezko yang bergerak dalam bidang penjualan kebutuhan rumah tangga harian melalui aplikasi online sangat membantu masyarakat.

Terlebih tentunya Start Up pertama di Kota Tomohon akan ikut membantu menggerakan dan meningkatkan pertumbuhan Ekonomi.

“Hal seperti ini sangat baik dan kami sangat mengapresiasi karena melalui aplikasi Smartphone, masyarakat dengan mudah bisa membeli bahan makanan kebutuhan harian,” tutur Walikota.

Lanjut Caroll, ide ini terbentuk dari para anak muda yakni Fidel Montolalu dan Laurensius Lamantu selaku Founder yang berani memulai dan menciptakan Aplikasi kekinian yang dibutuhkan masyarakat.

“Ini adalah aplikasi pertama yang hadir di Kota Tomohon terlebih merupakan inovasi anak muda, sehingga patut diapresiasi dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami sebagai pemerintah dan masyarakat,” ucap Senduk.

Terlebih menurutnya kehadiran Prezko dalam situasi seperti ini, sehingga sangat bermanfaat ketika masyarakat ditengah Pandemi.

“Bahan yang dijual segar dan harganya sama dengan di Pasar. Pelanggan pun tinggal tunggu di rumah karena akan dihantar, ini sebuah inovasi yang sangat baik,” pungkas Senduk.

Turut dalam kegiatan ini Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot, SIK, MH, Wakil Ketua DPRD Kota Tomohon Drs. Johny Runtuwene, DEA, Direktur Utama Prezko Fidel Montolalu dan Laurensius Lamantu serta para Karyawan.

Oleh: Yaya Piri

Pos terkait